Bulan Depan, KKP Survei Proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Pembangunan Sarpras Butuh Rp 22 Miliar

Mahmudan • Dipublikasikan Kamis, 31 Juli 2025 | 16:20 WIB
Progres Pembentukan KNMP.
Progres Pembentukan KNMP.

KEPANJEN – Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo terus menunjukkan progres. Setelah Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI Sakti Wahyu Trenggono meninjau lokasi, dilanjutkan survei lapangan. Jika tidak ada aral, survei dilakukan bulan depan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring menyampaikan, awal Agustus depan ada survei dari tim teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Survei tersebut terkait kesiapan lahan yang akan dibangun sarana dan prasarana (sarpras) perikanan. “Kebutuhan dan proses pembangunan di pesisir berbeda dengan di dataran pada umumnya,” ujar Victor beberapa waktu lalu.

“Tim teknis juga akan melakukan persiapan pembangunan,” imbuh pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu.

Di antara sarpras yang dibangun adalah tambat labuh kapal nelayan, docking kapal nelayan, cold storage, dan pabrik es mini. Di samping itu juga akan dibangun kios ikan nelayan, kios kuliner, kantor KNMP, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN), dan angkutan yang dilengkapi pendingin (thermoking).

“Mudah-mudahan tahun ini tuntas. Jika belum tuntas, proyek ini menjadi multiyears dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya sampai tuntas,” kata dia.

Selain sarana produksi, dia mengatakan, juga ada sarana permodalan bagi nelayan melalui koperasi desa (kopdes) merah putih. Juga terdapat off taker hasil tangkapan nelayan, baik dari kopdes merah putih maupun swasta. Dengan demikian, nelayan bakal lebih mudah memasarkan ikan hasil tangkapannya.

Sementara itu, saat ini proses pembangunan tersebut masih dalam tahap verifikasi teknis. Seperti persetujuan teknik (pertek) dan pemenuhan data sebelum pelaksanaan pembangunan.

Dia juga menyebut, sebelumnya, dia mengajukan dua lokasi untuk dibentuk KNMP. Yakni KNMP Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan KNMP Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo. “Namun tahun ini pemerintah pusat memfasilitasi Pujiharjo terlebih dahulu. Jadi kami fokus di desa tersebut dulu,” kata Victor.

Sebagai informasi, produksi perikanan tangkap di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo cukup besar. Terdapat sekitar 320 kapal nelayan yang beroperasi. Tangkapan ikan mencapai 1.500 ton per bulan. Dengan rincian, 900 ton dari pancing rawai layur, kemudian sekitar 500 ton dari jaring gillnet, dan 100 ton dari jaring milenium.

Dari hasil tersebut, ikan layur merupakan komoditas utama dan menjadi produk ekspor terbesar ke Tiongkok. Harganya cukup bagus, yakni Rp 50 ribu per kilogram. Selama ini ikan tersebut dikirim secara gelondongan. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
kkp Pemkab Malang kampung nelayan merah putih