KEPANJEN – Bus Trans Jatim bakal beroperasi di Malang Raya mulai Oktober depan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang mengupayakan agar bus yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim itu masuk Kepanjen.
Seperti diberitakan, Pemprov Jatim bakal menerjunkan 15 armada Trans Jatim di Malang Raya. Bus tersebut melintasi Kota Malang menuju Kota Batu. Wilayah Kabupaten Malang yang dilintasi hanya kecamatan Dau. Hal itu karena Dau menjadi akses utama Kota Malang menuju Kota Batu. Sedangkan Kepanjen dan beberapa kecamatan lain di Bumi Kanjuruhan tidak dilintasi.
Kepala Dishub Kabupaten Malang Bambang Istiawan memaparkan, usulan agar Trans Jatim masuk Kepanjen sudah disampaikan ke Gubernur Jatim. Alasan mengusulkan Kepanjen dilintasi bus Trans Jatim karena menjadi ibu kota pemerintahan.
Meski meyakini Kepanjen sangat strategis dilintasi bus Trans Jatim, pihaknya memasrahkan sepenuhnya kepada pemprov. "Seluruh keputusan ada di tangan provinsi. Ini (Trans Jatim beroperasi di Malang) kan proyek provinsi," kata Bambang kemarin (13/8).
Bambang menerangkan, usulan tersebut sudah disampaikan dalam rapat Juni lalu. Namun hingga kini pihaknya belum mendapat jawaban dari pemprov. "Harapannya segera direspons positif agar masyarakat Kabupaten Malang juga lebih merasakan manfaatnya," terang Bambang.
Pihaknya optimistis akan segera mendapat jawaban dari pemprov. Kemungkinan jawaban mengenai mungkin tidaknya Trans Jatim masuk Kepanjen akan disampaikan pemprov dalam koordinasi lanjutan. "Nanti kan masih ada rapat lagi," jelas pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Disinggung mengenai infrastruktur lain untuk menyambut operasional bus Trans Jatim, Bambang menyebut ada tiga terminal yang direncanakan akan disinggahi. Untuk area Kabupaten Malang, terminal yang disinggahi di Landungsari. Sedangkan Kota Malang berada di terminal Hamid Rusdi, dan Kota Batu di terminal Batu.
Sedangkan masalah halte, dia melanjutkan, di Kabupaten Malang belum ditentukan titik halte. Demikian juga di Kota Malang. Kemudian untuk Kota Batu disiapkan tiga halte. Lokasinya di Desa Pendem, di depan Jawa Timur Park 3, dan depan SMP Negeri 3 Batu.(yad/dan)
Editor : A. Nugroho