Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rp 1,2 M untuk Revitalisasi Dua Jembatan di Kabupaten Malang

Mahmudan • Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:12 WIB

 

INFRASTRUKTUR: Pengerjaan jembatan di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari terus dikebut. September depan ditarget sudah rampung, sehingga bisa dilintasi kendaraan.
INFRASTRUKTUR: Pengerjaan jembatan di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari terus dikebut. September depan ditarget sudah rampung, sehingga bisa dilintasi kendaraan.

KEPANJEN – Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengebut pengerjaan dua jembatan. Yakni Jembatan Desa Wonorejo di Kecamatan Singosari dan Jembatan Jabung di Kecamatan Jabung. Khusus jembatan Singosari ditarget rampung bulan depan.

Untuk diketahui, kedua jembatan tersebut merupakan peninggalan era kolonial Belanda. Keduanya direvitalisasi dengan total anggaran Rp 1,2 miliar. Rinciannya, jembatan singosari menghabiskan Rp 533 juta, sedangkan Jabung Rp 751 juta.

Pengerjaan dimulai dalam waktu yang berbeda. Jembatan Singosari mulai direvitalisasi sejak April lalu dengan masa pengerjaan 150 hari, sedangkan jembatan Jabung mulai Juni dengan masa pengerjaan 180 hari.

Kepala Bidang Peningkatan dan Pembangunan DPUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari mengatakan, pihaknya melakukan percepatan pembangunan untuk revitalisasi kedua jembatan tersebut. Dipercepat lebih dari 20 persen dari jadwal seharusnya. “Yang di Jabung sekarang sudah 69,70 persen. Berdasar perencanaan, per Senin (25/8) itu seharusnya 45,23 persen. Artinya sudah lebih cepat 23,47 persen,” kata dia.

Estimasi pekerjaan tersebut selesai pada Desember depan, apabila dihitung 180 hari alias 6 bulan, terhitung sejak Juni. Sementara pekerjaan yang tersisa adalah pengecoran di bagian utama jembatan alias bagian atasnya. Dua penopang di dua sisi tepi jembatan sudah rampung.

Sementara untuk revitalisasi jembatan Singosari, apabila dihitung 150 hari atau 5 bulan pekerjaan seharusnya rampung pada September depan. Anita menyebut, progres pekerjaan sudah sampai 96,50 persen. Pihaknya tinggal menunggu umur beton sampai pada tingkat kepadatan sempurna. Setelah itu diaspal. “Perkiraan pekan ini sudah sampai umur betonnya. Jembatan juga sudah bisa dilalui warga,” tandas dia. (biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#Dua #Revitalisasi #Kabupaten Malang #DPUBM #jembatan