KABUPATEN MALANG – NDS Sanggarmoe kembali membuat gebrakan di Kabupaten Malang dengan menggelar Mendalan Kulon Tempo Doeloe, pada 13-14 September kemarin.
Berlokasi di Jalan Mendalan Kulon RT. 22B, RW. 08, Wagir, Kabupaten Malang, acara dihadiri kurang lebih seribu orang dari sejumlah daerah di Malang Raya.
Tujuan acara ini adalah, dalam rangka memeriahkan HUT.RI ke-80, serta memberikan hiburan untuk warga dan menghidupkan kembali UMKM di wilayah Mendalan.
Selain penampilan tari yang atraktif dari NDS Sanggarmoe. Di acara tersebut juga ada jajanan jadul, dolanan anak tradisional, kuliner nusantara, lomba menyanyi dan musik patrol.
Pada Sabtu (13/9), acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa (Kades) Mendalanwangi Ahmad Syahroni I. SPt.
“Pemerintah desa akan selalu mendukung seluruh kegiatan warga, utamanya untuk mengangkat UMKM dan potensi Mendalan Wagir yang lebih baik,” harapnya.
Acara dilanjutkan dengan penampilan Tari Parisuka, Tari Prau Layar, Tari Donklak, Tari Topeng Ireng, Tari Mera, Tari Remo Jambangan, Tari Tanjung Gemirang, Tari Dolan Jaranan dan Tari Bang-bang Wetan. Kolaborasi dari NDS Sanggarmoe, TK Almasyitoh 13 dan Patner in Crime.
Mendalan Kulon Tempo Doeloe berlaniut pada Minggu (14/9). Dengan lomba karaoke, pembagian hadiah lomba Agustusan, serta stand an kostum terbaik saat acara tersebut. Ada pula hiburan Tari mbeso sasarengan dari NDS Sanggarmoe dan music patrol oleh Naga Sagara.
Acara ini di-support penuh oleh warga Mendalan Kulon RT. 22B, RW. 08, Wagir, Kabupaten Malang, CV FA, Honda, JAS Stationary, Galang Baru, Ayam Geprek Sai, Pop Mie dan DHAM Audio.
Owner NDS Sanggarmoe Hermin Yunisari bersama Cornelius Dresta Yogie berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini dan akan lebih meriah lagi ke depan.
“Tujuan kami hanya ingin mengenalkan Mendalan Wagir menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Malang. Semoga tidak hanya kami warga RT. 22B yang merasakan manfaat besar dari acara ini, tapi juga seluruh warga Mendalan Wagir,” tutup Yogie. (bes)
Editor : A. Nugroho