MALANG - Penggawa Unggul FC Malang diharapkan segera bangkit setelah kalah di babak delapan besar Super Cup 2025. Anton Cahyo dan kawan-kawan diharamkan terlalu lama meratapi hasil minor lawan Cosmo JNE. Setelah turnamen itu, mereka harus langsung fokus menatap Pro Futsal League (PFL).
”Dari kekalahan pada laga kemarin (lawan Cosmo JNE) kami akan berbenah dan mempersiapkan tim lebih baik lagi untuk Pro Futsal League,” kata kapten Unggul FC Malang Ikhsani Fajar. Menurutnya, kekecewaan para pemain setelah kalah merupakan hal wajar. Apalagi hasil laga kemarin, jadi kali kedua Unggul FC gugur di fase awal.
Tapi dia melihat, kekecewaan harus menjadi sumber energi dan pelecut semangat sebelum Pro Futsal League. Artinya, dari kekalahan elemen tim berintrospeksi diri. Melihat aspek apa yang perlu diperbaiki atau tingkatkan.
Berdasar pengalamannya, saat bermain kurang maksimal di kompetisi futsal kasta teratas tanah air akan membuat tim sulit bersaing. Berangkat dari itu, dia berharap para pemain Unggul FC cepat move-on. ” ”Kami sejatinya bermain baik (di Super Cup), namun beberapa momen membuat kami selalu tertinggal,” paparnya.
Sebagai informasi Unggul FC kalah dengan skor 2-6. Mereka sempat memperkecil ketinggalan dari 1-3 menjadi 2-3. Tapi skema power play yang kurang maksimal membuat gawang mereka kemasukan tiga gol. Kiper andalan Unggul FC Angga Ariansyah sempat di kartu pada menit awal laga.
Sementara itu, pelatih Kepala Unggul FC Malang Andre Brocanelo berharap anak asuhnya tidak terbebani dengan hasil laga Super Cup. Menurutnya, elemen tim sudah berusaha menunjukkan penampilan terbaik. ”Kami akan terus mengevaluasi (pemain) agar tim bisa lebih sempurna saat berkompetisi,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho