KEPANJEN – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor olahraga cukup besar. Terlebih setelah kembali beroperasinya Stadion Kanjuruhan. Tahun depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mematok target hampir Rp 1 miliar dari sewa fasilitas olahraga. Mulai GOR Kanjuruhan, Stadion Kanjuruhan, dan Stadion Kahuripan Turen.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang M. Hidayat menyampaikan, pihaknya optimistis dapat mencapai target tersebut. Dengan catatan, biaya pemeliharaan fasilitas olahraga dari belanja daerah juga mencukupi. Untuk pemeliharaan, pihaknya mengusulkan sekitar Rp 1,5 miliar. “Kami juga akan terus melakukan upaya pembenahan dan menggiatkan event. Baik event keolahragaan maupun non-keolahragaan yang mendukung peningkatan PAD,” ucap Dayat kemarin.
Salah satu yang dimaksimalkan adalah kegiatan konser. Selain itu, pihaknya juga memprioritaskan kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat untuk masyarakat. Dengan demikian, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Sebab, kegiatan-kegiatan itu juga akan mendatangkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Per September ini, pendapatan dari fasilitas olahraga sudah melebihi target PAD. “PAD kami sudah tercapai 112 persen. Kalau tidak salah, targetnya Rp 524 juta dan sudah tercapai Rp 590 juta. Sampai Desember nanti, akan jauh melebihi target,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Dia menjelaskan, lapangan stadion boleh dimanfaatkan siapa saja. Namun ada aturan-aturan dari FIFA dan PSSI yang tidak boleh dilanggar. Salah satunya yakni kegiatan yang dapat merusak rumput. Selama ini, Stadion Kanjuruhan lebih banyak disewa oleh Arema FC, karena memang peruntukannya.
Seperti diberitakan, harga sewa tersebut disesuaikan dengan keperluan kegiatan. Untuk latihan sekitar Rp 3 juta sampai Rp 6 juta dan pertandingan Rp 60 juta sampai Rp 70 juta. “Pertandingan juga tergantung waktunya. Kalau siang memang segitu (Rp 60 juta sampai – Rp 70 juta). Kalau malam bisa di atasnya, karena ada tambahan pemanfaatan lampu,” terang mantan kabag humas (kini prokopim) Kabupaten Malang
Sedangkan untuk Stadion Kanjuruhan, dia menyebut, pemeliharaan yang dilakukan oleh pemkab itu seperti pembayaran lampu Rp 62,8 juta per bulan dan perawatan rumput Rp 30 juta per bulan. Maka per bulannya membutuhkan Rp 90,8 juta. Jika ditotal, dalam satu tahun, minimal membutuhkan Rp 1,08 miliar.(yun/dan)
Editor : A. Nugroho