SUMAWE - Selain dua sungai di Kecamatan Tirtoyudo, BPBD juga mengusulkan satu sungai lagi untuk dinormalisasi. Yakni aliran Sungai Kemudinan di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Sungai di sana mengalami pendangkalan yang cukup parah.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, pihaknya telah menyurvei sungai tersebut pada Selasa lalu (7/10). Tepatnya di aliran Sungai Kemudinan yang berada di Dusun Tambakasri Wetan, Desa Sidoasri, Sumawe, dekat dengan kawasan muara sungai.
Hasilnya, dari pengamatan dan pengukuran tim, didapati bahwa aliran sungai tersebut sudah sangat dangkal. Itu membuat alirannya berubah. ”Dari yang aslinya memiliki kedalaman sekitar satu sampai dua meter, yang terbaru malah semata kaki,” terang dia.
Di sepanjang 3,2 kilometer survei, tim mendapati banyaknya material batu yang membukit di tengah-tengah sungai. Itu lah yang kemudian memecah aliran sungai menjadi beberapa titik. Kondisi itu berisiko banjir ketika curah hujan tinggi.
Seperti yang terjadi pada 2018 lalu, yang menyebabkan puluhan kapal nelayan hanyut dan ratusan rumah warga terendam.
Sadono menyebut dari hasil survei tersebut, bakal ada empat tindakan yang dilakukan. Yaitu normalisasi aliran air sungai dengan pengerukan bagian dalam sungai, pengembalian alur sungai, pembuatan tanggul, dan pemasangan bronjong sebagai upaya pencegah banjir. ”Totalnya kami usulkan 4 kilometer panjang sungai.
Tapi nanti dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas lah yang mensurvei ulang temuan kami,” ucap dia.
Sejatinya, Sungai Kemudinan hendak diusulkan untuk dinormalisasi tahun depan. Akan tetapi, pihaknya menangkap sinyal bahwa BBWS bakal menyetujui kegiatan tersebut tahun ini.
Seperti diberitakan, kolaborasi antara BPBD Kabupaten Malang dan BBWS Brantas telah dilakukan di Kecamatan Tirtoyudo sejak Juli lalu. Yakni di Sungai Sat di Desa Purwodadi dan di Sungai Tundo di Desa Pujiharjo. Normalisasi di Purwodadi sudah rampung. Sementara di Pujiharjo masih berlangsung. (biy/by)
Editor : A. Nugroho