Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Makin Banyak Pasutri Cerai di Malang, Ada Apa?

Bayu Mulya Putra • Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:53 WIB
Ilustrasi Perceraian di Malang
Ilustrasi Perceraian di Malang

KEPANJEN - Jumlah kasus perceraian yang diputus Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang meningkat dibanding 2024 lalu. Humas PA Kabupaten Malang M. Khairul mengatakan, selama 9 bulan, dari bulan Januari sampai September tahun ini, total ada 4.200 kasus perceraian yang telah diputus hakim.

“Terdiri dari 1.075 cerai talak dan 3.125 cerai gugat,” terang dia.

Sementara pada periode yang sama tahun 2024 lalu, ada 3.807 perkara yang telah diputus. Terdiri dari 956 cerai talak dan 2.851 cerai gugat. Terkait penyebab perceraian, Khairul mengatakan kalau trennya masih sama dari tahun ke tahun. Yakni berpisahnya suami istri lantaran faktor ekonomi keluarga yang melemah.

“Itu tercatat dalam kategori ekonomi dan juga perseteruan yang terus menerus. Ada yang karena utang, nafkah suami berkurang, ada juga yang karena main judi online,” papar Khairul. Pencatatan kategori itu disesuaikan dengan pada saat pendaftaran. Namun, saat persidangan bisa saja faktor penyebab cerai lebih dari satu sebab.

Selama Januari sampai September tahun ini, pihaknya mencatat perceraian pasangan suami istri (pasutri) yang disebabkan ekonomi sebanyak 2.355 kasus. Untuk alasan pertengkaran ada 1.598 perkara. Sementara pada 2024, problem ekonomi tercatat ada 1.741 perkara, dan perseteruan berjumlah 1.545 perkara.

Sementara untuk sebab lain angkanya tidak banyak. Contohnya cerai karena zina tahun ini ada 16 perkara. Sementara tahun 2024 hanya ada dua. Dengan menurunnya angka perceraian tersebut, Khairul berharap tren tersebut tak berlanjut sampai seterusnya.

“Penting bagi pasangan suami istri itu saling memahami keadaan satu sama lain. Jangan dahulukan emosi dan segala macam harus dipikirkan matang-matang,” tandas dia. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#Kasus #agama #malang #Perceraian #Meningkat #pengadilan #Cerai