Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kabupaten Malang Baru Bisa Kurangi 14 Persen Sampah ke TPA

A. Nugroho • Minggu, 26 Oktober 2025 | 19:05 WIB

 

Kabupaten Malang Baru Bisa Kurangi 14 Persen Sampah ke TPA
Kabupaten Malang Baru Bisa Kurangi 14 Persen Sampah ke TPA

WAGIR - Sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) coba dikurangi. Salah satu cara lama yang masih dipakai yakni memaksimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). TPS 3R Sitirejo, Kecamatan Wagir jadi salah satu tempat percontohan untuk program itu.

 

Ketua TPS 3R Sitirejo Kusyono menyampaikan, per hari, petugas kebersihan akan mengangkut sampah-sampah dari rumah masyarakat. Jika ditotal, dalam satu hari mereka bisa mengumpulkan sekitar 16 meter kubik sampah. Begitu terkumpul, setiap pagi hingga pukul 14.00, petugas akan memilah sampah sesuai jenisnya.

 

“Dari sampah tersebut, kami biasanya setor sekitar 14 meter kubik ke TPA Talangagung. Kami ada 23 dustbin dan masing-masing berukuran 0,6 meter kubik,” ucapnya kemarin (23/10). Sedangkan, sisanya atau sekitar dua meter kubik disetorkan ke pengepul yang sudah menjadi langganan. 

 

Per bulan, pengepul akan datang untuk mengambil sampah-sampah yang bisa didaur ulang. Sampah tersebut berupa botol minuman, gelas plastik, kardus, dupleks, dan sebagainya.

 

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman menyampaikan, pengurangan sampah memang belum optimal. Masih berkisar 14 persen dari total volume sampah yang dihasilkan. 

 

Per harinya, masyarakat Kabupaten Malang menghasilkan 1.200 ton sampah. Sehingga sampah yang berhasil dikurangi hanya berkisar 168 ton per hari. 

 

Sampah tersebut diolah kembali menjadi barang baru yang dapat dimanfaatkan. Sedangkan sisanya masuk ke TPA. Beberapa juga masih ada yang terkumpul di pinggir jalan. 

 

“Pengurangan biasa dilakukan oleh bank sampah maupun TPS3R,” ujarnya. Ada sekitar 300 bank sampah dan 50 TPS 3R yang tersebar di Kabupaten Malang.

 

Sampah yang berhasil dikurangi tersebut biasanya disetorkan ke pengepul atau diolah kembali. Misalnya, sampah organik dimanfaatkan sebagai kompos dan anorganik sebagai produk kriya. Meskipun angka pengurangan sampah masih minim, pihaknya terus berupaya.

 

Cara lainnya yakni memaksimalkan pemilahan di tiga TPA. Yakni TPA Talangagung, TPA Paras, dan TPA Randuagung. Pihaknya juga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pembangunan TPST di TPA Paras. (yun/by)

Editor : A. Nugroho
#sampah organik #TPA #reduce reuse recycle #didaur ulang #Sampah