Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Progres Perbaikan Jembatan Krapyak Desa Panggungrejo Capai 66 Persen

Aditya Novrian • Senin, 27 Oktober 2025 | 21:35 WIB
TERUS DIKEBUT: Pekerja proyek meratakan timbunan tanah di area Jembatan Krapyak, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kemarin (26/10).
TERUS DIKEBUT: Pekerja proyek meratakan timbunan tanah di area Jembatan Krapyak, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kemarin (26/10).

KEPANJEN – Proyek rehabilitasi Jembatan Krapyak di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, terus dikebut. Hingga pekan ini, progres pembangunan sudah mencapai 66 persen. Jembatan penghubung utama antara Jalan Raya Kepanjen–Pagak dengan Stadion Kanjuruhan itu masih ditutup total sejak awal Agustus lalu.

Jembatan dengan panjang sekitar 11 meter itu mulai dibongkar pada 14 Agustus 2025. Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang menargetkan proyek rampung dalam waktu 175 hari kalender, atau sekitar akhir Januari tahun depan. Pembangunan ulang tersebut menelan anggaran Rp 438 juta dari APBD Kabupaten Malang.

Kabid Pembangunan dan Peningkatan DPUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari menjelaskan, proses rehabilitasi dilakukan secara total karena struktur lama sudah tidak layak. Kini, jembatan dibangun dengan dimensi lebih besar dan tinggi untuk menyesuaikan debit air sungai di bawahnya.

”Struktur jembatan lama terlalu rendah, sehingga rawan tergenang ketika hujan deras. Desain baru dibuat lebih tinggi dengan lebar 3,2 meter dan kedalaman 1,65 meter,” terang Anita kemarin.

Menurutnya, saat ini pengerjaan telah memasuki tahap pembangunan dinding penahan tanah (DPT), pembesian plat jembatan dan plat injak, serta pemadatan timbunan opritan yang menjadi akses penghubung jalan dengan jembatan.

Pekan depan, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecoran plat utama, pemasangan gorong-gorong di bawah opritan, serta pengaspalan tahap akhir. Meski sempat terkendala hujan dan luapan air dari saluran irigasi, Anita memastikan proyek masih sesuai jadwal.

”Beberapa kali galian abutmen sempat terendam banjir, tapi bisa segera kami tangani. Tidak sampai mengganggu target penyelesaian,” ujarnya.

Jika tak ada kendala besar, Jembatan Krapyak ditarget bisa kembali dilalui kendaraan awal Februari 2026. (biy/adn)

 

Editor : A. Nugroho
#dpt #perbaikan jembatan #Kabupaten Malang #DPUBM