AMPELGADING – Proyek pipanisasi di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading yang dilanda banjir beberapa waktu lalu, kini sudah rampung. Pipanisasi di dua dusun, yakni Sukomaju dan Krajan 2 digarap oleh kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu.
Proyek pipanisasi dan pembangunan drainase tersebut rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 126 yang dimulai 8 Oktober lalu. “Kedua proyek itu selesai tepat sehari sebelum penutupan pada 6 Oktober lalu,” kata Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho kemarin (6/11).
Untuk pipanisasi, Kodim memasang pipa sepanjang 3,7 kilometer dari sumber mata air di perbukitan wilayah Dusun Sukomaju B ke areal permukiman warga. Pipa tersebut kemudian tersambung ke ratusan rumah warga. Artinya, selain saluran utama, tentara bersama warga sekitar juga membuat sambungan ke setiap rumah yang dibangun pipa.
Dia mengatakan, pipanisasi tersebut merupakan kali pertama dalam 7 tahun belakangan. Selama ini warga menggantungkan kebutuhan air bersihnya dari sumur galian, namun kerap menuai masalah ketika musim hujan. “Kalau musim kemarau, debit air sangat kecil. Warga harus bergantian untuk mengambil air ke sumber. Kadang pagi-pagi sudah antre membawa jeriken,” kata Bayu.
Selain pipanisasi, proyek lain terkait air di Lebakharjo yang rampung adalah pembangunan drainase di Dusun Krajan 2. Panjangnya sekitar 124 meter. Saluran air tersebut mengairi 22 hektare sawah. Tapi, capaian per 5 November itu melebihi target. “Over prestasi dari 124 meter ke 126 meter,” terangnya. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho