Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Dorong Wisata Boonpring di Kabupaten Malang Menjadi Pusat Kebudayaan Baru

Aditya Novrian • Senin, 10 November 2025 | 18:59 WIB
TRADISIONAL: Bupati Malang H M. Sanusi (baju merah) mendampingi Wamenbud RI Giring Ganesha di Wisata Boonpring kemarin.
TRADISIONAL: Bupati Malang H M. Sanusi (baju merah) mendampingi Wamenbud RI Giring Ganesha di Wisata Boonpring kemarin.

TUREN – Suasana Ekowisata Boonpring di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, kemarin (9/11) tampak lebih semarak dari biasanya. Ratusan pengunjung memadati area wisata alam yang terkenal dengan hutan bambunya itu.

Mereka menyambut kedatangan Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) RI Giring Ganesha Djumaryo yang datang bersama Bupati Malang H M. Sanusi untuk meresmikan Museum Bambu dan Pasar Wisata Boonpring.

Kehadiran mantan vokalis band Nidji itu menjadi magnet tersendiri. Sejak pukul 10.00, Giring dan rombongan langsung meninjau area wisata sambil menikmati kesejukan rindang pohon bambu yang menjadi ciri khas Boonpring.

TERPESONA: Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha Djumaryo (tengah) mencicipi jajanan tradisional di Pasar Wisata Boonpring, Desa Sanankerto, Turen, kemarin (9/11).
TERPESONA: Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha Djumaryo (tengah) mencicipi jajanan tradisional di Pasar Wisata Boonpring, Desa Sanankerto, Turen, kemarin (9/11).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 Nusantaraya yang sejak 7 November berkeliling Malang Raya. Di panggung belakang Boonpring, rombongan disuguhi kesenian khas daerah, Gepyak Wayang Topeng. Pagelaran itu memadukan seni tari topeng dan wayang dengan iringan gamelan, sinden, hingga tabuhan drum modern.

Giring terlihat antusias menikmati sajian budaya itu. ”Musiknya keren, ada nuansa tradisional tapi dikemas modern. Ini bukti kreativitas seniman lokal sangat luar biasa,” pujinya.

Setelah menikmati pertunjukan, Giring dan Sanusi meresmikan tiga fasilitas baru. Pasar Wisata Boonpring, Sekolah Bambu, dan Boonpring Bamboo Living Museum. Setelah peresmian, keduanya menjajal jajanan lokal khas Sanankerto, seperti jenang dan rendang klingking (rebung kering).

Giring bahkan sempat menghibur warga dengan membawakan lagu ”Laskar Pelangi” di panggung hiburan, disambut tepuk tangan meriah pengunjung. Tak hanya menikmati wisata, Giring juga berbelanja produk UMKM lokal seperti batik, pernak-pernik bambu, dan aneka jajanan tradisional.

Menurut Giring, Boonpring memiliki lebih dari 100 spesies bambu yang berpotensi besar untuk dikembangkan, bahkan menjadi bahan baku industri alat musik seperti angklung. Ia juga mendorong agar Pemkab Malang membuat pusat kebudayaan di kawasan ini.

”Kalau dikelola dengan baik oleh Pemkab dan komunitas, Boonpring bisa mengajukan Dana Alokasi Khusus Non-Fisik untuk program kebudayaan,” sarannya.

Bupati Malang HM Sanusi menyambut positif gagasan tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan memberikan dukungan anggaran dan pembinaan untuk pengembangan Boonpring. “Kami juga akan menata ulang akses jalan dan fasilitas umum agar kawasan ini semakin nyaman dikunjungi wisatawan,” ujarnya. (biy/adn)

Editor : A. Nugroho
#Wamenbud #Kabupaten Malang #ICCF #Kebudayaan