KEPANJEN – Minat masyarakat terhadap beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) relatif tinggi. Hal itu terlihat dari antusiasme masyarakat setiap ada program penyaluran beras SPHP.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi mengatakan, pihaknya ditarget menyerap 24.882,17 ton beras SPHP dari Badan Usaha Logistik (Bulog) Cabang Malang.
“Per hari ini (kemarin, 11/11) sudah terserap 10.240,62 ton. Nanti jika tidak terserap semuanya, bisa dijual lagi pada tahun depan sesuai tanggal kedaluwarsa beras,” ucapnya kemarin.
Beras tersebut biasanya dijual saat Gerakan Pangan Murah (GPM), baik yang diadakan oleh Polres Malang maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Salah satunya saat GPM di Kantor DKP Kabupaten Malang pada Jumat (7/11) lalu. “Antusias masyarakat membeli beras SPHP masih tinggi, sesuai kebutuhannya,” imbuhnya.
Selain itu, pihak Bulog juga menjual beras tersebut di Gudang Bulog Pakisaji. Badan usaha milik negara (BUMN) itu mampu menghabiskan sekitar 2 ton per hari. Beras dijual dengan per kemasan 5 kilogram seharga Rp 57 ribu. Biasanya beras tersebut akan ludes sebelum pukul 14.00.
Sementara itu, harga beras di pasaran tetap stabil. Namun lebih tinggi dibanding beras SPHP. Harganya masih sekitar Rp 70-80 ribu per kemasan 5 kilogram, tergantung merek masing-masing. Sehingga beras SPHP dianggap mampu memudahkan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokoknya.
Selain dijual pada kegiatan pemerintah, dia mengatakan, beras tersebut juga beredar di 21 pasar tradisional. Di antaranya di Pasar Pakisaji, Kepanjen, Singosari, Ngantang, hingga Sumbermanjing Wetan. Namun toko tidak bisa langsung menjual beras tersebut.
“Pemilik toko harus membuat pengajuan dulu ke kami (DKP Kabupaten Malang). Kemudian kami membuat pengantar ke Bulog,” ujar mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang itu.
Dengan adanya beras tersebut, diharapkan masyarakat dapat menekan pengeluaran. Sehingga dapat digunakan untuk membeli bahan makanan bergizi lainnya. Seperti telur atau ayam untuk pemenuhan kebutuhan proteinnya.(yun/dan).
Editor : A. Nugroho