Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rumah Terbakar Diduga akibat Korsleting Listrik Mengakibatkan Kepanikan Melanda Warga Jalan Melati, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis

A. Nugroho • Sabtu, 15 November 2025 | 20:01 WIB
HANGUS: Personel Damkar Kabupaten Malang memadamkan kobaran api yang menghanguskan rumah di Jalan Melati, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis kemarin (14/11).
HANGUS: Personel Damkar Kabupaten Malang memadamkan kobaran api yang menghanguskan rumah di Jalan Melati, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis kemarin (14/11).

PAKIS – Kepanikan melanda warga Jalan Melati, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis kemarin pagi (14/11). Mereka berlarian.

Sebagian menjauh dari api, dan beberapa di antaranya mengupayakan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Kebakaran yang menghanguskan rumah tersebut diduga akibat korsleting pada kabel di plafon.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto menceritakan, kebakaran rumah Sananda Deny, 31, terjadi pada pukul 08.46. Kala itu, api sudah membesar dan meluluhlantakkan atap rumah tersebut.

“Pemilik mengetahui kejadian pada saat api sudah membesar dan menimbulkan kepanikan warga,” terang dia.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Untungnya, warga sudah siaga dengan membantu pemadaman dengan alat seadanya. Seperti selang air dan ember.

“Pukul 08.57 kami tiba di lokasi dan mulai penindakan. Tapi kami baru dapat merampungkan pemadaman pukul 10.00,” kata Sigit.

Hal itu karena lokasi kejadian berada di dalam permukiman padat. Akses keluar masuk juga hanya berupa gang sempit.

Dari dokumentasi yang diperoleh, kobaran api lebih terpusat pada atap rumah seluas 7 x 8 meter persegi. Dengan rangka atap yang dari kayu hangus, kabel gosong menjuntai ke bawah dan banyak papan plafon yang runtuh.

Sigit menduga kejadian tersebut akibat korsleting listrik. Tepatnya pada jaringan kabel di bagian plafon yang mengaliri daya untuk lampu penerangan rumah.

“Kabelnya diduga tidak standar SNI, karena ukurannya yang kecil dan harganya terbilang murah,” ungkap Sigit. Terlepas dari itu, kerugian materi dari kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 30 juta. (biy/dan)

 

Editor : A. Nugroho
#Pakis #Korsleting #rumah terbakar