DAU - Dalam rangka hari lahir (harlah) yang ke-23, Ikatan Guru Raudhatul Atfal (IGRA) Kabupaten Malang menggelar Jambore RA (Raudhatul Atfal) yang kedua. Kegiatan yang dilaksanakan hari ini (17/11) di Taman Rekreasi Sengkaling itu, akan melibatkan ribuan peserta. Sekitar 2.400 guru, 2.500 siswa RA, dan 2.500 wali murid ambil bagian.
Jambore itu juga sekaligus memperingati Hari Guru dan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) yang ke-80 tahun dan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1265. Ketua IGRA Kabupaten Malang Kanti Kasianah menyampaikan, harlah menjadi momen penting sebagai tonggak awal perjuangan organisasi yang patut dirayakan.
Hal itu sebagai bentuk rasa syukur sekaligus evaluasi. ”Oleh karena itu, pada usia yang ke 23 tahun, IGRA bertekad untuk mengoptimalkan peran kami dalam memajukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lingkungan RA,” kata dia kemarin (16/11).
Pihaknya menyampaikan, sejak awal berdiri, IGRA selalu berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme guru RA dan menguatkan fondasi PAUD berbasis nilai-nilai keislaman yang inklusif dan moderat. Peringatan itu juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus afirmasi terhadap kontribusinya dalam membangun peradaban bangsa.
Dengan mengusung tema Sehat Bersama, Berkarya dengan Cinta Merajut Ukhuwah dalam Jalinan Kebersamaan, kegiatan itu menunjukkan pentingnya kolaborasi dan penguatan komitmen moral dalam menjalankan pengabdian. ”Secara akademik, momentum ini dapat dipandang sebagai ruang diskusi yang menghubungkan antara nilai historis dan praksis,” imbuh Kanti.
Dalam kegiatan jambore hari ini akan ada beragam kegiatan. Mulai dari gebyar senam anak Indonesia hebat yang diikuti seluruh peserta, festival menghias kipas bersama keluarga yang diikuti 250 anak dan 250 pendamping dari anggota keluarga, serta festival finger painting. 500 guru RA yang terlibat akan melukis di media kain sepanjang 250 meter.
”Selanjutnya juga ada gerakan nasional RA membatik bersama keluarga,” kata dia. Kegiatan itu diikuti 100 anak dan 100 pendamping. Selain itu juga ada donor darah, khitan masal, bumi bersalawat dan pengajian akbar, serta pemberian berbagai penghargaan.
Peserta khitan massal sembilan anak dan khitan massal dilaksanakan 16 November 2025 pukul 16.00 WIB yang diawali dengan khotmil Alquran. Puncak acara akan diisi majelis salawat dan pengajian akbar oleh Al Habib Ja'far bin Utsman Al Jufri. (yun/gp)
Editor : A. Nugroho