GONDANGLEGI-Event tahunan Pesona Gondanglegi sudah masuk ke pelaksanaan tahun ke-12. Animo masyarakat tinggi sampai membeludak selama tiga hari pelaksanaan. Mengusung tema Sparkling Malang Spectacular: Illusory, acara itu berlangsung mulai Jumat (14/11) sampai kemarin sore (16/11).
Berdasar data diterima wartawan koran ini, total ada 4.300 orang yang berpartisipasi. Terbagi dalam 37 kelompok peserta dan lima kelompok delegasi.
Rute yang dilalui peserta pawai tahunan itu adalah dari Kantor Pertanian Putat Lor di Jalan Raya Hayam Wuruk, lalu berakhir di depan SMPN 1 Gondanglegi. ”(Sampai pukul 11.24 kemarin) Baru kelompok nomor 29. Prediksi sampai pukul 15.00 WIB selesai,” kata ketua pelaksana acara Pesona Gondanglegi Iim Sahita Sahro.
Dia mengatakan, selama pelaksanaan tiket dalam kategori silver, gold dan platinum terjual habis. ”Perkiraan 200 ribu orang menyaksikan acara ini sejak hari pertama. Mereka datang dari banyak daerah di Indonesia seperti Papua, Bali dan Kalimantan, bahkan ada dua orang warga negara asing (WNA) saya melihat,” imbuh pria yang disapa Boim itu.
Dengan animo masyarakat yang besar, sempat terjadi insiden. Salah satunya pada Sabtu (15/11) pada pukul 22.29 WIB di dekat panggung kehormatan. Itu akibat kondisi yang padat. Tapi, insiden itu dapat teratasi dengan menggerakkan warga yang berdesakan di jalan.
Boim membenarkan adanya insiden tersebut. Semuanya disebabkan karena animo masyarakat yang setiap tahun tinggi. ”Warga terlalu crowded di satu titik. Harusnya bisa disebar lagi,” kata dia. Hal itu akan menjadi evaluasi untuk pelaksanaan tahun depan.
Beberapa rencana disiapkan panitia untuk event ke depannya. Pertama, memperbanyak panggung kehormatan yang awalnya hanya satu menjadi lima. Satu tujuannya, supaya tidak ada penonton yang berdesakan saat melihat atraksi peserta pawai. ”Tim medis dan ambulans juga bakal diperbanyak. Mungkin supaya bisa terurai massanya bisa saja diperpanjang jalur pawainya menjadi 5 kilometer,” tandas Boim. (biy/gp)
Editor : A. Nugroho