Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bangun Bangsa dan Kemenko PMK Sambut Panen Melon di Desa Bedali

Aditya Novrian • Kamis, 20 November 2025 | 16:37 WIB
Bangun Bangsa san Kemenko PMK foto bersama setelah melakukan panen melon di Desa Bedali.
Bangun Bangsa san Kemenko PMK foto bersama setelah melakukan panen melon di Desa Bedali.

LAWANG – Program pemberdayaan masyarakat Bangun Bangsa yang diinisiasi Bentoel Group melakukan kunjungan kepada penerima manfaat Empower Academy di Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Selasa (11/11). Program ini berfokus pada penguatan ekonomi desa melalui pengembangan hortikultura, pelatihan vokasi, serta penguatan UMKM lokal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kemenko PMK, Pemkab Malang, Kepala Desa Bedali Dewi Buyati, serta tim Bangun Bangsa. Rangkaian agenda meliputi petik melon di greenhouse BUMDes Puspa Agraria, kunjungan ke unit usaha kain perca dan kerajinan keset Ngupoyo Upo, melihat karya seni Athaya Arts, serta factory visit yang menjadi bagian dari pembelajaran vokasi.

Asisten Deputi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PMK Budhi Hidayat Laksana mengatakan, panen melon kali ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi juga wujud peningkatan kapasitas dan kepercayaan diri petani desa.

”Diharapkan produksi ini menembus pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional, dan menjadi komoditas unggulan desa,” ujarnya.

Menurutnya, inisiatif seperti ini turut membuka peluang kerja baru sekaligus mendorong generasi muda terjun ke sektor pertanian. Ia berharap langkah Desa Bedali dapat menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Malang untuk memperkuat ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.

Asisten Deputi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PMK Budhi Hidayat Laksana memanen melon di Desa Bedali.
Asisten Deputi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PMK Budhi Hidayat Laksana memanen melon di Desa Bedali.

Empower Academy dirancang untuk membangun daya saing desa melalui praktik pertanian modern dan kewirausahaan berbasis komunitas.

”Empower Academy kami hadirkan untuk memberi pelatihan, pendampingan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Potensi Desa Bedali besar, mulai hortikultura, kerajinan, hingga UMKM kreatif. Tugas kami adalah mendorong seluruh ekosistem ini naik kelas dan berkelanjutan,” ujar Dian Widyanarti, Head of Corporate and Regulatory Affairs Bentoel Group.

Dian Widyanarti, Head of Corporate and Regulatory Affairs Bentoel Group berinteraksi dengan petani melon.
Dian Widyanarti, Head of Corporate and Regulatory Affairs Bentoel Group berinteraksi dengan petani melon.

Program pendampingan selama enam bulan tersebut akan membekali masyarakat dengan pelatihan manajemen SDM, keuangan, pengembangan usaha, pemasaran, hingga akses pasar. Bangun Bangsa menegaskan bahwa Empower Academy bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Ini langkah awal. Kami ingin terus berjalan bersama Desa Bedali agar program ini menghasilkan manfaat nyata dan membuka peluang ekonomi baru,” tegasnya.

Kepala Desa Bedali Dewi Buyati menyambut baik hadirnya Empower Academy, terutama dukungan fasilitas greenhouse baru yang diperuntukkan bagi penguatan pembibitan melon.

”Dengan bantuan greenhouse dari Bangun Bangsa, kami bisa memperkuat rumah bibit dan mendukung produksi melon premium,” ujarnya.

Pembibitan yang kuat diharapkan dapat meningkatkan kualitas panen dan kegiatan petik melon yang menjadi unggulan desa. Selain sektor pertanian, Empower Academy juga meninjau sekaligus mendorong pengembangan sejumlah UMKM lokal, antara lain Ngupoyo Upo, penghasil kerajinan kain perca dan keset. Serta Athaya Arts, komunitas pelukis dan pembuat karya seni kreatif. (zal)

Editor : Aditya Novrian
#Melon #bangun bangsa #kemenko pmk #bedali