Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pendakian Gunung Semeru Ditutup Lagi

Mahmudan • Jumat, 21 November 2025 | 17:42 WIB
Ilustrasi Gunung Semeru
Ilustrasi Gunung Semeru

KEPANJEN – Baru beroperasi enam bulan, jalur pendakian gunung Semeru ditutup lagi. Penutupan dilakukan karena status Semeru sudah naik menjadi level IV atau awas kemarin (20/11). Hal itu sebagai respons atas erupsi Semeru.

Sebelumnya, jalur pendakian Semeru sempat ditutup selama lima tahun sejak Covid-19. Lalu dibuka pada Desember 2024 lalu. Selanjutnya pendakian kerap buka-tutup karena cuaca ekstrem dan tidak stabil. Baru pada Mei 2025, pendakian dibuka lagi dalam waktu lama.

Namun pendakian Gunung Semeru hanya dibatasi sampai Ranu Kumbolo. Itu juga disertai aturan bahwa tiap rombongan wajib menyewa tour guide. Sebab setelah ditutup selama lima tahun, kondisi Gunung Semeru banyak berubah.

Total ada 187 pendaki di Ranu Kumbolo saat erupsi berlangsung, Rabu lalu (19/11). Secara berkala para pendaki dievakuasi mulai pukul 08.00. “Evakuasi berjalan lancar karena awan panas mengarah ke Tenggara-Selatan, sementara Ranu Kumbolo di arah utara puncak Gunung Semeru,” ujar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha,.

Pihaknya mempertimbangkan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk menutup kembali pendakian. Yaitu level awas sepanjang delapan kilometer dari puncak dan sektoral 20 kilometer ke arah Selatan-Tenggara. Menghindari perubahan arah angin yang bisa terjadi kapan saja. Untuk itu, Rudi juga memberi opsi reschedule bagi pendaki yang sudah memesan tiket untuk pendakian dalam waktu dekat.

Selain itu, jalur dari Malang menuju Lumajang juga ditutup. Seluruh pengendara dari arah Ampelgading, Kabupaten Malang diminta untuk putar balik demi keamanan. Mereka diminta mengambil jalur melalui Probolinggo.

Saat ini, warga Ampelgading dan daerah sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Semeru diminta untuk siap siaga. “Kami siagakan 60 personel untuk evakuasi sewaktu-waktu,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Polres Lumajang dan BPBD Kabupaten Malang untuk melakukan pemantauan. Saat ini kondisi di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang terbilang kondusif. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#gunung semeru #pendaki gunung #Kabupaten Malang #tour guide