KASEMBON - Bencana datang lagi di Desa Pait, Kecamatan Kasembon. Setelah jalur Malang-Kediri ditutup beberapa jam akibat pohon tumbang, kini giliran longsor yang menghantam dua rumah. Musibah longsor terjadi Kamis malam (20/11).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 19.30.
Diawali dengan hujan deras yang mengguyur sejak sore hari. Guyuran hujan tersebut memicu longsor tebing setinggi 10 meter di RT 15, RW 4, Dusun Pait Utara, Desa Pait.
“Longsoran tanah menimpa dua rumah, tepatnya di bagian dapurnya,” ujar Sadono kemarin. Akibat bencana tersebut, dia mengatakan, bagian belakang rumah milik Noriyah dan Mistiasih jebol.
Tepatnya di kamar tidur dan dapur rumahnya. Dinding belakang rumah yang terbuat dari kayu dan tripleks juga tidak dapat menahan beban tanah yang besar.
Sadono mengatakan, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban. Tapi, membuat warga takut. “Sebanyak enam orang penghuni rumah itu juga mengungsi ke rumah saudaranya yang tempatnya lebih aman. Mereka takut ada longsor susulan,” kata dia.
Kemarin (21/11) BPBD Kabupaten Malang mengirimkan bantuan ke dua rumah terdampak longsor tersebut. Bantuan yang diberikan berupa 2 lembar terpal untuk menutupi tempat yang rusak, dua paket sembako, 48 kaleng makanan siap saji dan aneka lauk pauk.
Di samping itu juga ada bantuan satu paket sandang wanita, 2 paket hygen kit serta sebuah kasur.
Bencana tebing longsor merupakan bencana kedua pada hari itu. Sebelumnya, pohon saman tumbang dan menutupi ruas jalan Desa Pait, Kecamatan Kasembon. Jalan tersebut merupakan akses utama Malang menuju Kediri.
Evakuasi pohon membutuhkan waktu berjam-jam dan sempat memicu kemacetan arus lalu lintas. (biy/dan)
Editor : Aditya Novrian