WAGIR - Pekerja di sebuah pabrik cincau, Desa Parangargo, Kecamatan Wagir dibuat geger kemarin (24/11).
Mereka takut lantaran seekor ular piton sedang menyelinap masuk dan mengganggu produksi. Beberapa pekerja lantas menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang.
Komandan Peleton (Danton) Damkar Satpol PP Kabupaten Malang Syaiful Anwar menceritakan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 10.40. Lima personel diberangkatkan untuk mengevakuasi ular dengan nama latin malayophyon reticulatus tersebut.
Saat tiba di home industri tersebut, diketahui bahwa kegiatan produksi sedang berlangsung. Tapi para pekerja yang kebanyakan perempuan dalam keadaan panik dan tidak bisa mengevakuasi sendiri.
“Saat kami datang, ularnya ada di area belakang pabrik. Pemilik juga tidak tahu ular itu masuk dari mana,” ujar Syaiful.
Pihaknya menduga, ular yang biasa memangsa tikus tersebut berasal dari area sungai di belakang pabrik.
Diduga pula, ular tersebut masuk ke pabrik untuk mencari mangsa. Personelnya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menangkap ular tersebut.
Sekitar pukul 11.35, ular sepanjang 2 meter berhasil diamankan. “Ular ini kami serahkan ke komunitas pencinta reptil,” tandas Syaiful. (biy/dan)
Editor : Aditya Novrian