Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pria Asal Pakis di Kabupaten Malang Nekat Akhiri Hidup setelah Bercerai

Aditya Novrian • Rabu, 26 November 2025 | 18:32 WIB
EVAKUASI: Aparat kepolisian membawa jenazah korban ke RSSA Malang kemarin (25/11)
EVAKUASI: Aparat kepolisian membawa jenazah korban ke RSSA Malang kemarin (25/11)

PAKIS – Diduga stress setelah bercerai dengan istrinya, Try Haksi Wisnumurti, 37, mengakhiri hidup kemarin. Warga Jalan Wendit Timur, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis ditemukan meninggal dalam keadaan tergantung di langit-langit belakang rumah. Jenazah korban kali pertama ditemukan ibunya.

Kapolsek Pakis AKP Suyanto menceritakan kronologi ditemukannya Haksi dalam keadaan gantung diri. ”Setelah ibu kandung korban berinisial AS, 65, ngobrol dengan tetangga depan rumah, lalu pulang. Mau ke kamar mandi, ternyata melihat anaknya tewas tergantung di depan kamar mandi,” kata Suyanto.

Selama ini AS tinggal serumah dengan korban. Dia kaget setelah melihat anaknya terbujur kaku dalam keadaan leher terlilit. Posisi korban tergantung sekitar 2,5 meter. Lehernya terdapat luka bekas jeratan sarung berwarna cokelat dengan motif kotak-kotak yang dipakai bunuh diri tersebut.

Penemuan itu langsung dilaporkan ke ketua RT setempat, sebelum diteruskan ke Polsek Pakis. Anggota polsek datang ke lokasi pada pukul 00.15 dini hari dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasilnya, di tubuh korban tidak didapati tanda bekas kekerasan. Hanya bekas jeratan sarung di leher korban. Evakuasi jenazah korban tidak bisa dilakukan dengan hanya menarik tubuh korban dari lantai. Tapi harus diturunkan pakai tangga kayu dari atas kamar mandi.

Beberapa hari sebelum kejadian, Haksi bercerai dengan istrinya, yang kini sudah tidak ada di lingkungan tersebut. “Diduga korban mempunyai masalah pribadi dan stress setelah bercerai.

Dia juga mengurung diri sebelum kejadian. Kami menduga tidak kuat menanggung beban hidup,” ujar mantan Kanit Provost Polresta Malang Kota tersebut. Setelah evakuasi rampung, jenazah dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSSA Malang untuk dilakukan visum et repertum (VER). (biy/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Pakis #bunuh diri #Cerai