Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Remaja di Kabupaten Malang yang Hanyut Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Jatuh

Aditya Novrian • Kamis, 4 Desember 2025 | 18:06 WIB
TAK BERNYAWA: Petugas mengevakuasi jenazah remaja yang hanyut di Sungai Brantas kemarin (3/12) siang.
TAK BERNYAWA: Petugas mengevakuasi jenazah remaja yang hanyut di Sungai Brantas kemarin (3/12) siang.

KABUPATEN – Upaya pencarian terhadap remaja yang hanyut di  Kepanjen, saat memancing dihentikan kemarin (3/12). Hal itu setelah tim gabungan menemukan korban tidak jauh dari lokasi awal ia terjatuh di Sungai Brantas.

Remaja tersebut ditemukan sekitar enam meter dari titik terpeleset setelah proses pencarian yang berlangsung tiga hari. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang Purwoto menjelaskan, korban ditemukan pada pukul 11.56.

Cuaca cerah membantu tim melakukan penyisiran dengan empat perahu LCR. ”Sejak pagi kami melanjutkan pencarian. Alhamdulillah bisa ditemukan sekitar empat jam kemudian,” ujarnya.

Pada dua hari sebelumnya, pencarian sempat terkendala. Hari pertama, tim dibatasi waktu karena kejadian berlangsung sore hari. Hari kedua, hujan deras membuat penyisiran tidak bisa dilakukan secara optimal. Kondisi lebih mendukung pada hari ketiga sehingga proses pencarian dapat dilanjutkan sejak pukul 07.00.

Setelah ditemukan, jenazah remaja tersebut langsung dibawa ke rumah duka. Keluarga menerima kehadiran tim yang mengantar sebelum prosesi pemulasaraan dan pemakaman dilakukan di TPU setempat.

”Keluarga sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah,” tambah Purwoto.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada Senin (1/12). Remaja asal Jenggolo sedang berada di tepi Sungai Brantas bersama seorang temannya. Mereka memancing dan bermain di sekitar aliran sungai. Saat lengah, dia terpeleset dan terseret arus sungai.

Salah satu warga, Sunarto, yang sedang bekerja di sawah mendengar teriakan teman Alfian yang meminta pertolongan. Ia sempat mendekat ke pinggiran sungai dan berusaha menolong, namun derasnya arus membuat upaya penyelamatan tidak memungkinkan. Warga kemudian menghubungi perangkat desa dan BPBD, hingga proses pencarian resmi dilakukan.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati beraktivitas di area sungai yang arusnya kerap berubah. Peringatan serupa kembali disampaikan setelah kejadian ini agar musibah serupa tidak terulang. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#tenggelam #Kabupaten Malang #perahu lcr