PAKIS - Sistem Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) di Lanud Abdulrachman Saleh bertambah. Kemarin (4/12), satu unit pesawat NC212i garapan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) mendarat di pangkalan udara yang terletak di Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kini, Pihak Lanud masih menanti dua unit pesawat lagi untuk memperkuat armada.
Pesawat angkutan ringan tersebut terbang dari Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, tempat produksi pesawat PT DI pada pukul 07.00. Lalu pada pukul 09.00, pesawat NC212i dengan kode registrasi AX 2134 itu mendarat di Lanud Abdulrachman. Kedatangan pesawat tersebut disambut dengan water salute dari dua unit mobil pemadam kebakaran.
Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara menjelaskan, bahwa pesawat tersebut diplot untuk memperkuat armada Skadron Udara 4 Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh. ”Ini untuk mendukung program pendidikan sekolah navigasi. Di dalamnya sudah lengkap dengan konsul-konsul pembinaan sekolah navigator,” terang dia.
Fasilitas di dalam kabin mencakup meja navigasi lengkap, panel instrumen khusus, kursi instruktur dan trainee, hingga sistem komunikasi canggih. Di dalamnya juga ada perangkat navigasi terintegrasi yang memungkinkan simulasi prosedur penerbangan langsung di udara.
Semuanya berguna untuk latihan navigasi tentara udara. Reza menyebut bahwa pesawat tersebut fungsi utamanya untuk pesawat angkut ringan. Seperti pengangkutan penumpang, penerjun, maupun logistik. ”Bisa juga untuk penanggulangan bencana. Seperti yang di Aceh sekarang, ada dari kami yang berangkat ke sana dan berhasil dropping 100 helibox bantuan,” imbuh dia.
Pengadaan pesawat tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun lalu. Kementerian Pertahanan mengalokasikan 9 pesawat NC212 ke Lanud Abdulrachman Saleh. ”Sementara ini kami sudah menerima 7 pesawat. Kami masih menunggu dua lagi dengan tipe dan peruntukan yang berbeda, yaitu trooper cargo,” tambah Reza. (biy/by)
Editor : A. Nugroho