KABUPATEN – Pohon beringin menimpa kamar mandi umum Dusun Pakutukan, Desa Mulyoarjo, Lawang kemarin (6/12). Di dalamnya terdapat dua orang yang sedang mencuci pakaian, yakni Nur Rochmah, 56, dan Erniwati, 43. Rochmah meninggal di lokasi karena terkena reruntuhan puing-puing, sementara Erniwati diselamatkan petugas setelah terjebak 20 menit di kamar mandi tersebut.
Informasi yang dihimpun di lokasi, keduanya masuk kamar mandi sekitar pukul 05.30. Lazimnya warga lainnya, mereka mencuci baju. Kawasan tersebut memang menjadi MCK (mandi cuci kakus). Sebelum masuk kamar mandi, korban sempat mendengar suara seperti pohon hendak tumbang. Namun mereka tidak menyangka suara tersebut merupakan tanda-tanda pohon setinggi 4 meter dengan diameter 200 centimeter itu akan roboh.
“Belum yakin juga pohon yang akan tumbang di sebelah mana. Waktu keduanya masuk, ternyata pohonnya malah menimpa kamar mandi umum,” ujar Kapolsek Lawang AKP Moh. Lutfi kemarin.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut lantas menghubungi aparat kepolisian. Tim dari Polsek Lawang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Sekitar 20 menit kemudian, tepatnya pukul 05.50, keduanya berhasil dievakuasi. Namun saat ini Nur Rochmah sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Diduga dia meninggal akibat kehabisan napas. Sementara Erniwati lemas ketiga dibopong petugas. Dia mengalami luka memar di beberapa bagian. Keluarga korban menolak jenazah Nur Rochmah diotopsi, sehingga langsung dibawa ke rumah duka. Mereka sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan murni kecelakaan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan, intensitas hujan di wilayah Desa Mulyoarjo sedang tinggi. Itu sudah dimulai sejak Kamis lalu (5/12). Akibatnya, tanah menjadi labil dan tidak kuat menahan pohon beringin dengan diameter 200 centimeter. “Saat pohon roboh menimpa kamar mandi umum juga mengakibatkan longsor sepanjang 5 meter dengan lebar 4 meter,” ujar Sadono setelah mengevakuasi korban.
Evakuasi membutuhkan waktu lebih lama karena ukuran pohon yang besar, sehingga harus dipotong menjadi beberapa bagian terlebih dahulu. Selain itu, dia melanjutkan, material bangunan yang menimpa korban juga harus dibersihkan perlahan agar korban tidak semakin terjepit.(aff/dan)
Editor : A. Nugroho