Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang Tekan Angka Blank Spot, Upayakan Bantuan CSR

A. Nugroho • Minggu, 7 Desember 2025 | 19:19 WIB

 

 

YANG TERSISA: Pantai Watu Leter di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan menjadi salah satu titik blank spot di Kabupaten Malang.
YANG TERSISA: Pantai Watu Leter di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan menjadi salah satu titik blank spot di Kabupaten Malang.

KEPANJEN - Topografi Kabupaten Malang yang memiliki banyak lembah dan pegunungan menghadirkan banyaknya titik blank spot. Sehingga, meski seluruh desa sudah terkoneksi internet, baik nirkabel (sinyal) maupun jaringan Fiber Optik (FO), masih ada desa yang belum ter-cover secara keseluruhan.

 

Untuk mengurai problem itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang sudah menyiapkan sejumlah langkah.

Kepala Diskominfo Kabupaten Malang Atsalis Supriyanto menyebut, pihaknya akan mengupayakan kerja sama dengan pihak ketiga. ”Nanti melalui CSR (Corporate Social Responsibility) akan kami upayakan untuk memasang jaringan internet,” kata dia.

 

Selama ini, Atsalis menyebut bahwa pihak swasta sering ragu ketika harus memasang kabel melewati medan perbukitan. Sementara itu, menurut data Diskominfo, per akhir September lalu masih ada 85 titik blank spot. Angka tersebut masih bisa bertambah sesuai hasil survei lapangan selanjutnya.

 

”Kami prioritaskan bisa memasang saluran internet di pelosok-pelosok. Terutama di kantor desa dan kecamatan yang masih masuk daerah lemah sinyal,” papar pejabat eselon II B Pemkab Malang itu. Seperti diberitakan, meski ada 85 desa yang masih memiliki blank spot, pemkab mengklaim bahwa kawasan perumahan sudah 100 persen terlayani internet.

 

Bahkan, menurut hasil analisis, layanan 4G maupun 2G untuk telepon sudah hampir merata di Kabupaten Malang. ”Tahun depan mudah-mudahan sudah tidak ada blank spot lagi di Kabupaten Malang,” imbuhnya. Sebagai upaya pemerataan jaringan internet, pemkab sudah mengajukan penambahan 20 titik Base Transceiver Station (BTS) ke pemerintah pusat. Utamanya di sekitar tempat wisata strategis, seperti di Poncokusumo.

 

Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu perkembangan pengajuan tersebut. Upaya lain yang dilakukan yakni mendorong provider telekomunikasi swasta untuk mendirikan menara di wilayah blank spot. Selain itu juga mengajukan penanganan area blank spot dan lemah sinyal telekomunikasi secara berkala ke Direktorat Akselerasi Infrastruktur Digital Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi. Juga ke BAKTI Komdigi untuk area non-profit. (yun/by)

Editor : A. Nugroho