Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rencana Kerja Tahun 2026 Koperasi Susu SAE Pujon, Datangkan 40 Indukan Sapi dari Australia hingga Buka Bengkel Mobil

Kholid Amrullah • Senin, 8 Desember 2025 | 22:45 WIB
AMANAH: Para pengurus Koperasi SAE Pujon menyampaikan rencana kerja tahun 2026.
AMANAH: Para pengurus Koperasi SAE Pujon menyampaikan rencana kerja tahun 2026.

MALANG – Koperasi Susu Sinau Andhandani Ekonomi (SAE) Pujon, Kabupaten Malang terus menunjukkan performa positif dari tahun ke tahun. Hal itu terlihat dalam rapat “Rencana Kerja Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2026” yang diselenggarakan, Kamis (4/12).


Yang mana, dari sisi produksi susu, Koperasi Susu SAE Pujon mengalami peningkatan signifikan. Untuk target tahun 2025 adalah 39.000 ton per tahun, atau rata-rata per hari 108 ton. Sedangkan capaian hingga September 32.000 ton atau rata-rata 121 ton per hari. Sementara untuk rencana kerja tahun 2026 target produksi sebesar 45.200 ton per tahun, atau rata-rata 123,8 ton per hari.

TEGAS: Ketua Umum Koperasi Susu SAE Pujon H.M. Ni
TEGAS: Ketua Umum Koperasi Susu SAE Pujon H.M. Ni

Selain kenaikan produksi susu, Koperasi Susu SAE Pujon juga mengalami peningkatan aset yang cukup fantastis. Jumlah aset pada tahun 2024 mencapai Rp 149 miliar pada tahun 2025 hingga bulan September menembus angka Rp 164 miliar.

Ketua umum Koperasi Susu SAE Pujon H.M. Ni’am Shofi dalam acara rapat tersebut menyampaikan, naiknya produksi susu itu tidak lepas dari program peningkatan kualitas pakan yang dilakukan oleh Koperasi Susu SAE. Dengan demikian, produksi susu tiap 1 ekor sapi yang selama ini di kisaran 12 liter per ekor diharapkan bisa naik menjadi 15 liter per ekornya.

Selain itu, ada banyak lagi program unggulan baru yang akan dilaksanakan oleh Koperasi Susu SAE Pujon pada tahun 2026 mendatang. Karena menurut Ni’am, pengurus koperasi yang ada saat ini tidak hanya mewarisi program dari para pendiri terdahulu, tetapi juga membuat program baru yang sebelumnya tidak ada. “Jadi kami ini selain pewaris juga perintis,” ujar Ni’am.

Program Unggulan Koperasi Sae Pujon 2026

  1. Pengadaan mesin UHT untuk pengolahan susu
  2. Memproduksi keju mozarella
  3. Melanjutkan pembangunan wisata edukasi
  4. Pembukaan bengkel servis mobil
  5. Jual beli sapi di Koperasi SAE
  6. Perbaikan bibit sapi dengan mendatangkan 40 indukan dari Australia
  7. Menyediakan bibit sapi semen beku jenis FH Bulls secara gratis
  8. Menyediakan bibit saxing yang 98 persen mampu melahirkan sapi betina
  9. Membangun kandang sapi untuk 40 sapi impor
  10. Perluasan musala untuk kenyamanan parkir kendaraan wisatawan
  11. Meningkatkan kualitas pakan (Saeprofeed) dengan kandungan protein 21-22 persen per kilogram
  12. Meningkatkan pelayanan di kios susu yang menjadi jujukan wisatawan untuk belanja oleh-oleh dengan layanan parkir dan toilet gratis.
  13. Penundaan pemilihan pengawas dan akan dilakukan pemilihan pengawas secara serentak 3 personel pada tahun 2028 berdasarkan peraturan AD dan ART yang telah disahkan pada 12 Juni 2025 pada rapat khusus perubahan Anggaran Dasar serta mendapatkan SK dari Kemenkumham 19 Juni 2025.

SELALU KOMPAK: Semua anggota dan pengurus Koperasi Susu SAE Pujon mengikuti rapat dengan tertib.
SELALU KOMPAK: Semua anggota dan pengurus Koperasi Susu SAE Pujon mengikuti rapat dengan tertib.

Dia menyampaikan keberhasilan Koperasi Susu SAE Pujon untuk terus berkembang itu merupakan buah dari kekompakan para pengurus, pengawas, manajemen, karyawan dan para anggota. ”Karena koperasi itu utamanya adalah menyejahterakan anggota, institusi dan karyawan. Kalau kesejahteraan semuanya bisa terpenuhi insyaallah koperasi bisa menjalankan programnya dengan baik,” jelasnya.

Pada kesempatan itu dia menekankan pentingnya menjalin silaturahmi dan gotong royong antar anggota. Tujuannya agar koperasi bisa terus berkembang dan membawa kemanfaatan bagi seluruh anggota. Misalnya untuk jual beli pedet (anak sapi) hendaknya dilakukan dengan koperasi bukan dengan orang di luar koperasi.

Dengan demikian, jika ada anggota yang punya pedet dan butuh uang lalu ingin menjual, maka hendaknya ditawarkan ke koperasi. Bahkan nanti jika pedetnya sudah besar dan ingin dibeli lagi koperasi mempersilahkan. Hal ini perlu dilakukan agar ketersediaan sapi tetap terjaga, begitu juga silaturahmi antara anggota tetap terjalin.


Sementara itu, dalam rapat tersebut Koperasi SAE juga memberikan uang transportasi kepada para anggota koperasi yang mengikuti rapat dan memberikan sembako berupa beras gula dan minyak goreng. Termasuk memberikan santunan kepada para anggota yang sudah janda atau duda.

Rapat “Rencana Kerja Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2026” juga dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang Drs Eko Wahyu Widodo, M.Si, Kepala Dekopinda Kabupaten Malang Drs. Dwi Sucipto,SH. M.Pd Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang Indah Sulistyowati, ST.M.Si dan Muspika Kecamatan Pujon.(lid)

Editor : Kholid Amrullah
#susu sapi #Koperasi Susu SAE Pujon #kopsaepujon #koperasisususaepujon #koperasisaepujon #koperasi sae pujon