Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Laka di Jalur Bromo Kabupaten Malang, Dua Lansia Meninggal

Bayu Mulya Putra • Rabu, 17 Desember 2025 | 18:21 WIB
YANG KESEKIAN: Proses evakuasi korban kecelakaan di Tanjakan Wedi Ireng, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo pada Senin sore (15/12) cukup memakan waktu.
YANG KESEKIAN: Proses evakuasi korban kecelakaan di Tanjakan Wedi Ireng, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo pada Senin sore (15/12) cukup memakan waktu.

PONCOKUSUMO - Kecelakaan di jalur menuju Wisata Gunung Bromo lewat Kabupaten Malang kembali terjadi Senin sore (15/12). Lokasi tepatnya di Tanjakan Wedi Ireng, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Sebuah mobil Toyota Fortuner mengalami kecelakaan tunggal dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Kecelakaan mobil bernopol B 258 ATK itu terjadi sekitar pukul 14.30. Kapolsek Poncokusumo AKP Teguh Iman Sugiharto menyebut bahwa di dalam mobil tersebut ada enam orang. Di kabin depan, suami istri asal Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat. Keduanya berinisial ED, 54, dan FS, 53.

”ED ini yang mengemudi, di sampingnya itu FS,” kata Teguh. Kepolisian enggan memberikan nama lengkap keduanya. Di belakang dua orang itu ada empat orang asal Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Asmini, Asminah, Sri Astuti, dan Supriyatiningsih. Asmini dan Asminah dikategorikan sebagai lansia karena berusia 70 dan 72 tahun.

Teguh menjelaskan bahwa mobil hitam tersebut berjalan dari arah Bromo menuju ke Kota Malang. Kondisi saat itu gerimis, ditambah kontur jalan yang menurun. Diduga mobil tersebut mengalami rem blong. ”Pengemudi membanting setir ke arah kanan, mengakibatkan mobil terperosok ke dalam jurang,” kata dia.

Akibat kejadian tersebut, dua orang meninggal. ”Korban atas nama Asmini dan Asminah yang meninggal. Asmini meninggal di lokasi, satunya ketika dirawat di Rumah Sakit Sumber Sentosa Tumpang,” ujar Teguh.

Sementara korban lainnya mengalami luka-luka. Tiga orang perempuan mengalami patah tulang, sementara pengemudi hanya mengalami luka ringan. ”Korban luka sudah dipindah ke RS Persada, Kota Malang sesuai permintaan mereka,” tambah Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska.

Polisi menyebut belum ada tuntutan yang dilayangkan para korban. Pada 12 Desember lalu, Satlantas Polres Malang baru saja memasang baliho dan banner berisi imbauan kepada para pengendara.

Puluhan banner dan baliho itu dipasang di sekitar Rest Area Gubuklakah, Poncokusumo, serta pintu masuk kawasan Coban Trisula. Saat ini, Chelvin berharap para pengendara lebih berhati-hati. Sebab, cuaca lebih sulit diprediksi. ”Pastikan kondisi kendaraan prima, khususnya sistem pengeremannya,” pungkas dia. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#meninggal dunia #Kabupaten Malang #gunung bromo #kecelakaan