Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

310 Pasukan Yonzipur 5/ABW Kepanjen Kabupaten Malang Berangkat ke Aceh

Bayu Mulya Putra • Jumat, 19 Desember 2025 | 18:18 WIB
BANTU BUKA AKSES JALAN: Bupati Malang H M. Sanusi turut mengecek kesiapan pasukan Yonzipur 5/ABW yang hendak berangkat ke Aceh, kemarin.
BANTU BUKA AKSES JALAN: Bupati Malang H M. Sanusi turut mengecek kesiapan pasukan Yonzipur 5/ABW yang hendak berangkat ke Aceh, kemarin.

KEPANJEN - Sebanyak 310 pasukan dari Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina (Yonzipur 5/ABW) Kepanjen diturunkan untuk membantu pemulihan pascabencana di Sumatra. Khususnya Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kemarin (18/12), upacara pelepasan dilaksanakan di Lapangan Upacara Panglima Soedirman Yonzipur 45/ABW.

Komandan Yonzipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho menyampaikan, batalyon tersebut akan berangkat pada Minggu malam (21/12).  Saat ini, pihaknya sedang menunggu kapal Angkatan Laut (AL) yang akan menjemput pasukannya di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. ”Kami ini kan posisinya di Kepanjen, untuk menuju ke Surabaya tentunya butuh waktu, apalagi sambil membawa alat berat. Jadi mulai sore ini (kemarin), kami mulai membawa perlengkapan ke Surabaya,” kata Wahyu, kemarin.

Pemberangkatan jalur laut tersebut diperkirakan memakan waktu 7 sampai 9 hari. Nanti, mereka akan turun di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara. Alat-alat yang dibawa yakni ekskavator, bulldozer, truck, dan kendaraan berat lainnya. ”Kami juga membawa mobil penyaring air, karena kami dengar di sana kesulitan air bersih,” imbuhnya.

Dia menyebut, pasukan tersebut akan berfokus untuk membuka akses jalan dan jembatan. Itu untuk memudahkan logistik yang akan masuk ke tiga wilayah. Yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. Selain anggota yang diberangkatkan pekan ini, juga sudah ada tim di Lhokseumawe, Aceh. Saat ini, mereka sedang mempersiapkan pemasangan jembatan bailey.

Sebagai informasi, bencana di Aceh sudah berlangsung sekitar satu bulan yang lalu. Sebelum ditugaskan di sana, pasukan Yonzipur 5/ABW tersebut bertugas untuk siaga Semeru. ”Setelah siaga Semeru selesai dan dinyatakan aman, kami dialihkan ke tempat lain,” kata Komandan Satuan Petugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Yonzipur 5/ABW tersebut.

Terpisah, Bupati Malang H M. Sanusi yang hadir dalam upacara pelepasan tersebut berpesan supaya pasukan selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama bertugas. Sebab, kondisi di area bencana tentu penuh risiko dan tantangan. Selain itu, dia juga mengingatkan, supaya pasukan terus berkoordinasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) setempat, aparat keamanan, dan relawan. ”Agar setiap upaya penanggulangan bencana dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya. (yun/by)

Editor : A. Nugroho
#KEPANJEN #Kabupaten Malang #al #Yonzipur 5 ABW