SINGOSARI - Persiapan menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) terlihat di Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Karanglo Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang di Kecamatan Singosari, kemarin.
Ratusan unit mobil jip Bromo mengantre untuk mengikuti kegiatan ramcek dari Polres Malang dan dishub. Total, ada 400-an kendaraan yang telah diuji teknisnya.
Diketahui, ratusan mobil bermerek Toyota Land Cruiser tersebut sudah datang di Karanglo sejak pukul 07.00. Sedangkan kegiatan ramceknya baru dimulai pada pukul 09.00. Hampir semua bagian mobil dicek. Mulai dari emisi, rangka bawah dan mesin, kelengkapan kendaraan, hingga sistem pengereman serta kalibrasi lampu.
Dalam pengamatan wartawan koran ini di lokasi, sejumlah masalah didapati dari kendaraan-kendaraan tersebut. Yang paling banyak terkait sistem pengereman.
Ada yang berfungsi di satu sisi dalam satu as roda. Ada juga yang satu as kurang pakem. Kebanyakan, rem sisi kiri belakang yang kurang berfungsi maksimal.
Kapolres Malang AKBP Danang Setyo Pambudi Sukarno menjelaskan bahwa kegiatan itu sudah digelar sejak Kamis lalu (18/12). ”Dari total 700 kendaraan yang terdata baru 400-an yang menjalani ramcek,” terang dia.
Pengecekan teknis kendaraan tersebut dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Mengingat pada 15 Desember lalu telah terjadi kecelakaan yang menewaskan dua orang dan melukai empat penumpang lainnya.
Walau bukan jip bromo yang menjadi korban, kejadian tersebut membuat polisi bergerak untuk memastikan keamanan berwisata di sana.
Danang menyebut, kendaraan yang sudah dinyatakan layak akan diberi tanda khusus. “Ditempeli stiker nomor lambung, mencirikan identitas kendaraan, pengemudi, sekaligus pemiliknya,” kata dia.
Selain itu, kendaraan yang sudah layak juga diikutkan asuransi oleh anak perusahaan Jasa Raharja. “Semuanya sudah ter-cover asuransi. Itu untuk memberikan keamanan, kenyamanan, dan jaminan keselamatan.
Ini akan terus kami galakkan di pengemudi-pengemudi lain,” ujar mantan Kapolres Blitar Kota tersebut. (biy/by)
Editor : A. Nugroho