Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bulog Malang Sisakan 1.000 Ton Beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan hingga Akhir Tahun

Bayu Mulya Putra • Kamis, 25 Desember 2025 | 18:50 WIB
PASTIKAN CUKUP: Salah satu warga memanfaatkan stan penjualan beras SPHP yang dibuka di depan gudang Bulog di Desa Kebonagung, Pakisaji, kemarin.
PASTIKAN CUKUP: Salah satu warga memanfaatkan stan penjualan beras SPHP yang dibuka di depan gudang Bulog di Desa Kebonagung, Pakisaji, kemarin.

KABUPATEN - Antisipasi kelangkaan stok beras saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) membuat Bulog Malang menyiagakan stok beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP). Total sudah ada 6.750 ton beras yang disalurkan hingga pertengahan bulan Desember. Kini, masih tersisa 1.000 ton beras di Kabupaten Malang sesuai kuota tahunan.

Tiap penyaluran, Bulog Malang bisa mengeluarkan 50 sampai 100 ton per kegiatan. Berapa pun yang disalurkan, stoknya langsung laris diserbu pelanggan. Itu karena stok beras premium sempat langka di pasaran.

”Kuota tahunan untuk Kabupaten Malang ada 7.748 ton beras SPHP,” ujar Kepala Bulog Sub Divre Malang M. Nurjuliansyah Rahman.

Dia memastikan stok beras SPHP khusus Nataru terbilang aman. Sebab, sisa kuota yang ada masih cukup hingga akhir tahun. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mulai gencar menginstruksikan penyaluran SPHP sejak Juli lalu. Untuk itu, secara bertahap Bulog Malang memverifikasi jaringan penjualan agar SPHP tepat sasaran.

Pihaknya juga menggandeng pemda, TNI, dan Polri untuk mengawasi distribusi beras SPHP. Harga beras SPHP dari gudang Bulog Malang dipatok senilai Rp 11 ribu per kilogram. Itu setara dengan Rp 55 ribu per kemasan lima kilogram. Para penyalur boleh mengambil untung dari penjualan beras SPHP, namun tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Bulog Malang sudah menentukan HET untuk beras SPHP medium senilai Rp 12,5 ribu per kilogram atau Rp 62,5 ribu per lima kilogramnya. Seluruh kecamatan di Kabupaten Malang cukup banyak menyerap beras SPHP. ”Paling laris saat gerakan pangan murah (GPM) yang kerap diselenggarakan pemerintah daerah,” lanjut Juli.

Di tempat lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi juga mengatakan bahwa stok bahan pokok penting seperti beras cukup aman. Pihaknya rutin bekerja sama dengan Bulog untuk menyalurkan beras SPHP melalui GPM. ”Sejak Oktober kami rutin adakan GPM tiap hari Jumat, terakhir tanggal 5 Desember lalu,” kata dia. (aff/by)

Editor : A. Nugroho
#SPHP #Kabupaten Malang #Bapanas #Nataru