Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sehari 24 Ribu Kendaraan di Kabupaten Malang Keluar dari Tiga Exit Tol

Bayu Mulya Putra • Senin, 29 Desember 2025 | 18:21 WIB
PADAT DI UTARA: Kepadatan tampak terlihat di exit tol Karanglo, Singosari, kemarin (28/12). Exit tol di sana menjadi yang paling banyak dimanfaatkan pengendara.
PADAT DI UTARA: Kepadatan tampak terlihat di exit tol Karanglo, Singosari, kemarin (28/12). Exit tol di sana menjadi yang paling banyak dimanfaatkan pengendara.

SINGOSARI - Satlantas Polres Malang memprediksi kepadatan kendaraan hanya terjadi di wilayah utara Kabupaten Malang. Tepatnya di jalur menuju Kota Batu. Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, bahwa kepadatan di lintas utara didominasi kendaraan yang hendak menuju Kota Batu. Lewat Karanglo (Kecamatan Singosari) dari arah exit tol Singosari.

Dia mencontohkan keadaan kemarin (28/12) di simpang lima Kepuharjo, Karangploso. ”Tadi (kemarin siang pukul 12.00) terjadi kepadatan di Kepuharjo, kami terjunkan tim urai di sana,” kata dia. Diketahui bahwa kemacetan mengular lebih dari 100 meter di Kepuharjo. Itu terjadi di dua arah. Menuju Kota Batu dan ke Karanglo.

Selain meluncurkan tim urai, kepolisian juga memasang barrier pembatas jalan di tengah persimpangan. Sehingga, tidak ada kendaraan dari arah Tasikmadu (Kota Malang) yang bisa langsung menyeberang ke arah Karanglo. Begitu pula yang dari arah Kota Batu atau Karangploso, bisa langsung belok ke kanan menuju Tasikmadu.

Chelvin mengatakan bahwa pemasangan pembatas jalan itu diterapkan di simpang Masjid Kembar (Ngijo, Karangploso) dan simpang 3 Polsek Karangploso. Itu sekaligus menjadi acuan prediksi bahwa kepadatan arus lalu lintas bakal terfokus pada ruas jalan tersebut. 

Acuan lain yang dipakai yakni jumlah kendaraan yang keluar dari pintu tol. Baik dari Lawang, Singosari, atau Pakis. ”Sabtu lalu (27/12), jumlah kendaraan yang keluar dari tiga pintu tol itu mencapai 24 ribu. Mayoritas ada di Singosari,” ucap dia. Rata-rata jumlah kendaraan yang keluar dari exit tol dalam satu jam antara 500 sampai 1.500 kendaraan.

Khusus untuk lintas selatan, selama sembilan hari berjalannya operasi Lilin Semeru 2025 ini tidak menunjukkan peningkatan signifikan. ”Baik lintas ke arah Blitar maupun pantai selatan masih belum ada kepadatan lalu lintas. Arus kendaraan cenderung landai,” ujar dia.

Walau demikian, pihaknya tetap mewaspadai kepadatan di semua jalan besar di Bumi Kanjuruhan. Rekayasa arus lalu lintas berupa pemberlakuan buka tutup jalan, pemasangan water barrier, dan pengaturan durasi lampu lalu lintas sudah disiapkan. Sejauh ini baru satu rekayasa yang sudah diberlakukan. ”Yang baru dipakai hanya diskresi pengaturan lampu lalu lintas di traffic light Karanglo,” ujar dia. Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan terjadi pada 3 dan 4 Januari 2026. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#satlantas polres malang #Kabupaten Malang #exit tol singosari #Nataru