KEPANJEN - Pemenuhan kebutuhan air minum yang aman terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Salah satunya Zona Air Minum Prima (ZAMP) milik perusahaan umum daerah (perumda) Tirta Kanjuruhan. Pilot project ZAMP diluncurkan Bupati Malang H M. Sanusi di Pendapa Panji, Kepanjen, Rabu lalu (31/12).
Bupati Malang H M. Sanusi menyampaikan, peluncuran ZAMP Tirta Kanjuruhan merupakan bentuk dukungan pemkab untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan keenam. Yakni menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi berkelanjutan untuk masyarakat.
Program tersebut juga sebagai implementasi kebijakan Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU). Utamanya dalam menetapkan konsep ZAMP sebagai standar layanan air minum yang layak dan aman dikonsumsi langsung tanpa proses tambahan.
“Pada tahap awal, ZAMP Tirta Kanjuruhan tersedia di kawasan Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen dengan delapan titik Fountain Tap,” ucap orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu. Di antaranya terletak di kawasan Pendapa Panji dan RSUD Kanjuruhan.
Dia juga menjelaskan, ZAMP tersebut merupakan kawasan pelayanan air pelayanan air perpipaan dengan pengendalian kualitas yang lebih ketat. Sehingga air yang dihasilkan dapat langsung dimanfaatkan sebagai air minum aman bagi masyarakat.
“Ini salah satu inovasi pelayanan publik yang manfaatnya dapat dirasakan langsung, baik oleh ASN maupun masyarakat sekitar,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Dia berharap, ASN Kabupaten Malang dapat menjadi pelopor dalam mendukung pemanfaatan ZAMP. Sekaligus dapat mengajak masyarakat untuk membiasakan konsumsi air minum aman dari fasilitas tersebut.
“Melalui ZAMP, kita tidak hanya mendapat air minum yang aman dan berkualitas, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai,” ucap mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang itu.
Dengan diluncurkan ZAMP Tirta Kanjuruhan tersebut, dia berharap implementasinya dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Sehingga akses air minum yang ramah lingkungan di Kabupaten Malang dapat meningkat. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho