PAKIS – Pesawat menjadi salah satu transportasi pilihan warga selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Itu terlihat dari kepadatan penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 lalu, UPT Bandara Abdulrachman Saleh mencatat 26.609 penumpang. Angka tersebut naik 22 persen dibanding keberangkatan dan kedatangan penumpang di hari biasa.
Pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan kemarin (5/1), penerbangan paling ramai adalah tujuan Jakarta. Rata-rata penumpang harian mencapai 1.000 hingga 1.500 orang. Hingga kemarin (5/1), terpantau masih banyak penumpang yang datang meski jumlahnya tidak sebanyak ketika libur panjang.
Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Purwo Cahyo menuturkan, puncak arus balik penerbangan memang terjadi pada hari Minggu lalu (4/1). Namun lonjakan penumpang sudah mulai terasa sejak Kamis lalu (1/1) dengan peningkatan konstan di angka 20-22 persen.
“Kalau 26 ribu penumpang itu terhitung dari 99 penerbangan.Peningkatannyamemang cukup pesat,” ujarPurwo kemarin. Dia mengatakan, mayoritas penumpang pulang-pergi di rute Malang-Jakarta atau sebaliknya.
Jumlah penerbangan bisa sampai enam kali dalam sehari. ”Peningkatanpenumpang juga dipengaruhi faktor pembukaan jalur penerbangan baru di Bandara Abdulrachman Saleh,” kata dia. Penerbangan yang baru dibuka adalah rute Malang-Lombok. Dalam sepekan terdapat empat kali penerbangan.
Di pihak lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang masih berjaga untuk kepadatan arus lalu lintas di jalan utama. Kemarin (5/1), titik trouble spot seperti di Jalan Raya Kepuharjo, Kecamatan Karangploso dan pertigaan masjid kembar sudah mulai lengang.
“Padahal Minggu (4/1) sore hingga malam kami sempat melakukan pengalihan arus lalu lintas karena padatnya kendaraan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kabupaten Malang Willy Deny Permana.
Kendaraan dari simpang tiga Pendem, Kota Batu yang akan ke arah Surabaya diarahkan ke jalur alternatif. Mereka diminta memutar lewat Kota Malang untuk ke entrance tol Madyopuro, Kedungkandang. Sebab jalanan dari Karangploso hingga Karanglo mengalami kepadatan hingga Minggu malam. (aff/dan)
Editor : Aditya Novrian