Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akses Terminal Abdulrahman Saleh Disatukan dan Pemkab Siapkan Rute Baru

Aditya Novrian • Senin, 12 Januari 2026 | 11:15 WIB
PERMUDAH AKSES: Pekerjaan penyambungan terminal kedatangan dan keberangkatan di Bandara Abdulrachman Saleh, Pakis, masih dikebut kemarin.
PERMUDAH AKSES: Pekerjaan penyambungan terminal kedatangan dan keberangkatan di Bandara Abdulrachman Saleh, Pakis, masih dikebut kemarin.

PAKIS – Upaya meningkatkan daya saing Bandara Abdulrachman Saleh terus dilakukan dari berbagai sisi. Selain pembenahan infrastruktur terminal, penambahan rute penerbangan juga mulai disiapkan untuk mendongkrak arus penumpang dan wisatawan ke Malang Raya.

Di sisi fisik bandara, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur tengah mengerjakan proyek penyambungan terminal keberangkatan dan kedatangan yang selama ini terpisah. Pekerjaan tersebut berlangsung di area pelataran bandara yang berada di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan kemarin (11/1), pagar besi yang biasanya memisahkan kedua terminal kini ditutup kanopi besi dengan delapan tiang baja penyangga. Di beberapa sisi juga terpasang pagar seng sebagai penanda proyek berjalan.

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Purwo Cahyo Widiatmoko membenarkan adanya proyek tersebut. Ia menyebut, pekerjaan sudah dimulai sejak sekitar November 2025 lalu dan dibiayai oleh Dishub Provinsi Jawa Timur.

”Ini penyambungan antara gedung terminal kedatangan dan keberangkatan berupa koridor penghubung. Tujuannya untuk kenyamanan penumpang saat mobilisasi antarterminal,” kata Purwo.

Selain meningkatkan kenyamanan, proyek itu juga diharapkan memperbaiki tampilan bandara. ”Sekaligus menambah estetika bandara. Ke depan, pagar besi yang sekarang menjadi akses kendaraan juga akan dipindah ke sisi utara terminal keberangkatan,” imbuhnya.

Namun demikian, proyek tersebut belum memiliki tenggat waktu pasti. Menurut Purwo, kelanjutan pekerjaan berupa pembangunan tembok, lantai, hingga pemasangan pendingin ruangan masih menunggu penetapan anggaran lanjutan.

”Harapannya tahun 2026 ini bisa rampung. Masih ada penyesuaian anggaran karena efisiensi,” ujarnya.

Seiring pembenahan fasilitas bandara, Pemkab Malang juga mendorong penambahan rute penerbangan. Setelah rute Lombok–Malang resmi beroperasi pada pertengahan Desember 2025, kini muncul usulan pembukaan rute Jogjakarta–Malang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang mengatakan, sudah menjajaki komunikasi dengan pihak ketiga terkait rencana tersebut. ”Saat pembukaan rute Lombok–Malang, kami mengusulkan rute Jogjakarta–Malang. Sekitar 70 persen sudah setuju, tinggal menunggu operator penerbangannya,” ujarnya.

Jika rute itu terealisasi, Disparbud akan menyiapkan paket promosi wisata bagi penumpang pesawat. Firmando menyebut kolaborasi dengan pengelola destinasi wisata menjadi kunci, termasuk menghadirkan pertunjukan seni lokal seperti tari wayang topeng. ”Kami sudah mendata sekitar 10 paguyuban seni. Beberapa destinasi seperti Warung Bokor dan Lembah Tumpang siap menampilkan,” kata dia. (biy/yun/adn)

Editor : Aditya Novrian
#bandara abdulrachman saleh #Kabupaten Malang #dishub #terminal