Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Demi Menangkal Banjir, Pemkab Malang Ingin Normalisasi Drainase

Mahmudan • Minggu, 18 Januari 2026 | 16:36 WIB

 

 

 

Ilustrasi  Bencana Alam Banjir
Ilustrasi Bencana Alam Banjir
 

 

 

KEPANJEN-Setelah peninggian jalan dan pembukaan drainase sisi barat jalan kawasan Cepokomulyo, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang masih punya rencana lanjutan. Yaitu normalisasi berupa pendalaman saluran air di sana. Kini, rencana tersebut masih dimatangkan.

Proyek normalisasi drainase tersebut merupakan sambungan dari proyek rehabilitasi Jalan Kepanjen-Pagak dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) yang dilaksanakan Desember tahun lalu. DPUBM kebagian mengerjakan perbaikan drainase di sisi barat jalan setelah perlintasan kereta api (KA). Hal itu merupakan langkah pencegahan banjir yang menjadi penyakit rutin di wilayah tersebut ketika hujan turun.

Pada tahap awal, DPUBM melakukan normalisasi berupa pembukaan beton atas drainase. Total 10 lubang berhasil dibuat di sepanjang 100 meter jalan yang telah ditinggikan tersebut. Pantauan wartawan koran ini di lokasi kemarin (16/1), lubang yang selama sebulan terbuka telah ditutup grill besi. “Itu sifatnya sementara agar tidak terjadi genangan,” kata Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma.

Dia menyebut ada rencana normalisasi lanjutan. Rencana awalnya, yaitu penggantian saluran dengan U-Ditch. Ukurannya lebih besar dari kondisi eksisting. Dari yang dalamnya sekitar 40 sentimeter menjadi 60-70 sentimeter. Lebarnya 1 meteran. Manfaat drainase yang makin besar adalah daya tangkap dan tampung air banjir lebih optimal.

Berkaitan dengan itu, Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan DPUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari mengatakan bahwa rencana tersebut masih dalam pematangan. “Masih proses pendataan dan identifikasi kebutuhan penanganan di lapangan. Grill itu juga sifatnya permanen,” kata dia. Anggaran untuk proyek tersebut juga masih belum ditentukan. (biy/dan)

Editor : Mahmudan
#banjir malang #banjir malang selatan #drainase rusak