Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Harga Cabai Diperkirakan Melonjak Jelang Ramadan, Curah Hujan Tinggi Picu Risiko Kenaikan

Aditya Novrian • Senin, 9 Februari 2026 | 16:00 WIB

PASOKAN AMAN: Petugas Satgas Pangan Polres Malang mengecek harga dan kualitas telur DALAM inspeksi bahan pokok di Pasar Kepanjen pekan lalu. (Humas Polres Malang)
PASOKAN AMAN: Petugas Satgas Pangan Polres Malang mengecek harga dan kualitas telur DALAM inspeksi bahan pokok di Pasar Kepanjen pekan lalu. (Humas Polres Malang)

KEPANJEN - Menjelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Malang mulai memetakan potensi gejolak harga bahan pokok penting. Hasil pemantauan di Pasar Kepanjen menunjukkan stok kebutuhan pokok relatif aman, meski komoditas cabai rawit merah diperkirakan rawan mengalami kenaikan harga akibat faktor cuaca.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, pengecekan dilakukan langsung oleh Satgas Pangan yang terdiri dari personel Satreskrim pada 7 Februari lalu. Petugas meninjau sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging ayam, telur, bawang, dan cabai.

Dari hasil sidak tersebut, tidak ditemukan indikasi kelangkaan barang. Ketersediaan bahan pokok di pasar dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa. ”Ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen dalam kondisi aman dan mencukupi. Secara umum, harga masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan,” ujar Hafiz.

Sejumlah harga komoditas tercatat masih berada dalam kisaran normal. Beras medium dijual sekitar Rp 13 ribu per kilogram, sedangkan beras premium Rp 14,5 ribu per kilogram. Minyak goreng Minyak Kita berada di harga Rp 15,7 ribu per liter. Untuk protein hewani, daging ayam ras dipatok Rp 39 ribu per kilogram dan telur ayam ras Rp 29 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah mencapai Rp 45 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 35 ribu per kilogram. Komoditas dengan harga tertinggi adalah cabai rawit merah yang menyentuh Rp 80 ribu per kilogram.

Menurut Hafiz, cabai rawit merah menjadi komoditas yang paling berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan. Tingginya curah hujan berdampak pada hasil panen petani sehingga memengaruhi pasokan di pasaran.

”Untuk cabai rawit merah memang ada potensi kenaikan harga karena tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun kami sudah melakukan mitigasi bersama stakeholder dan supplier agar lonjakan harga dapat ditekan,” katanya.

Polres Malang mengingatkan pedagang dan distributor agar tidak melakukan penimbunan maupun permainan harga. Aparat menegaskan akan menindak tegas pelanggaran yang merugikan masyarakat.

”Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan intervensi bila diperlukan,” tegas Hafiz. (biy/adn)

 

Disunting kembali oleh: Afida Rahma Tsabita

Editor : Aditya Novrian
#KEPANJEN #Ramadan #cabai