Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

MBG Tetap Berjalan Selama Bulan Ramadan di Kabupaten Malang, Utamakan Menu Rumahan

Aditya Novrian • Senin, 16 Februari 2026 | 15:08 WIB
Siswa SDN 1 Pulungdowo, Tumpang menyantap menu MBG yang dibagikan pekan lalu. Indah Mei Yunita/Radar Malang
Siswa SDN 1 Pulungdowo, Tumpang menyantap menu MBG yang dibagikan pekan lalu. Indah Mei Yunita/Radar Malang

KEPANJEN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal tetap berjalan selama Ramadan di Kabupaten Malang. Makanan yang dibagikan merupakan makanan kering yang tahan lama hingga beberapa jam di suhu ruang. Namun, Pemkab Malang mengimbau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) supaya mengutamakan makanan rumahan.

”Standar gizinya sudah dihitung ahli gizi di masing-masing SPPG. Kami imbau juga supaya tidak diberikan chiki-chikian (makanan ringan kemasan),” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi kepada Jawa Pos Radar Kanjuruhan.

Sebab, makanan ringan kemasan biasanya mengandung pengawet buatan, natrium, kadar gula yang tinggi. Sehingga pemberiannya perlu dibatasi. Utamanya untuk anak-anak yang masih rentan. Jika sesekali memberi makanan ringan kemasan, tanggal kedaluwarsa harus diperhatikan.

Pihaknya sudah mulai sosialisasi dan edukasi kepada SPPG supaya mengambil makanan rumahan di UMKM terdekat. Makanan produksi UMKM biasanya lebih aman dikonsumsi anak-anak. Mayoritas juga menggunakan bahan-bahan alami dan tanpa pengawet buatan.

”Isinya macam-macam, tetap ada buahnya. Tetapi buahnya bukan yang basah seperti semangka, melainkan seperti jeruk, kelengkeng, dan sejenisnya,” kata mantan Camat Ngantang itu.

Misalnya satu paket donat, kurma, kacang tanah, jeruk, dan susu. Kemudian olahan kacang hijau, kurma, telur rebus, pisang, dan susu. Hingga bolu gulung, kurma, telur, keripik tempe, dan apel merah. Paket makanan tersebut dikemas menggunakan tas kain.

Saat Ramadan, kurma akan selalu diberikan. Sebab, buahnya memiliki energi yang tinggi dengan kandungan utama karbohidrat alami. Seperti glukosa dan fruktosa. Sehingga cepat mengembalikan tenaga setelah berpuasa. Dalam 100 gram, kurma mengandung sekitar 270 kalori, serat cukup tinggi sebagai pembantu pencernaan, serta mineral penting seperti kalium dan magnesium.

Pendistribusiannya sesuai kesepakatan dengan sekolah. Seperti saat musim liburan, dia menyebut, mekanisme ditawarkan kepada sekolah dan siswa-siswinya. Sebab, terkadang saat libur, ada yang keluar kota sehingga tidak bisa mengambil ke sekolah.

”Kemungkinan bisa juga ada skema MBG diberikan dua hari sekali atau tiga hari sekali,” pungkas mantan kepala dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) itu. (yun/adn)

 Baca Juga: Ramadan Semakin Dekat, Ini 6 Kebiasaan Buruk yang Harus Diubah dari Sekarang

Disunting ulang oleh Marsha Nathaniela

Editor : Aditya Novrian
#Ramadan #Mbg #Menu MBG