Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Atap Lapuk dan Guyuran Hujan Sejak Dini Hari Sebabkan Rumah Warga Mangliawan Alami Kerusakan

Aditya Novrian • Senin, 23 Februari 2026 | 19:10 WIB

Akibat curah hujan tinggi sebabkan atap rumah warga Mangliawan ambruk. (BPBD Kabupaten Malang)
Akibat curah hujan tinggi sebabkan atap rumah warga Mangliawan ambruk. (BPBD Kabupaten Malang)

PAKIS – Peristiwa rumah ambruk kembali terjadi di Kabupaten Malang. Terbaru, satu rumah di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, mengalami kerusakan parah pada bagian atap akibat guyuran hujan, kemarin pagi (22/2).

Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.30. Lokasi tepatnya berada di Jalan Wendit Barat RT 5 RW 3, Desa Mangliawan. Saat itu, kawasan Wendit memang diguyur hujan sejak dini hari.

Menurut Sadono, rumah yang terdampak merupakan milik Nurkholis, 49. Di dalam rumah tersebut juga terdapat seorang lansia berusia 75 tahun bernama Mariyam. ”Rumah itu ambruk karena kondisi kayu bagian atap sudah lapuk. Guyuran hujan memperparah kerusakan,” terangnya.

Bagian atap yang runtuh mayoritas berada di sisi belakang rumah. Reruntuhan menimpa dapur, kamar mandi, dua kamar tidur, serta ruang keluarga. Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi masih dalam pendataan pemerintah desa setempat.

BPBD Kabupaten Malang yang menerima laporan pada pukul 10.00 langsung menyalurkan bantuan. Bantuan berupa satu lembar terpal untuk penutup atap, dua paket sembako, selimut, higien kit, kompor, dan peralatan memasak masing-masing satu paket. ”Pembersihan juga dilakukan melalui kerja bakti warga sekitar,” ujar Sadono.

Peristiwa di Pakis ini menambah daftar rumah ambruk akibat faktor konstruksi dan cuaca buruk selama Februari. Sebelumnya, dalam satu hari pada 14 Februari 2026 terjadi tiga kejadian serupa, masing-masing di Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit (pukul 07.00), Desa Bendosari, Kecamatan Pujon (pukul 16.00), dan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (pukul 19.00). Total kerugian saat itu ditaksir mencapai Rp 45 juta.

Dengan kejadian terbaru ini, jumlah kasus rumah ambruk selama Februari menjadi empat peristiwa. ”Untuk kerugian materi masih belum bertambah karena laporan dari Pakis belum kami terima,” tandas Sadono. (biy/adn)

Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari

Editor : Aditya Novrian
#kerusakan rumah #akibat hujan #Kabupaten Malang #Pakis