Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Polres Malang Dalami Unsur Kelalaian di Kasus Kandang Ayam Ambruk

Bayu Mulya Putra • Jumat, 27 Februari 2026 | 10:25 WIB

PERIKSA SAKSI-SAKSI: Satreskrim Polres Malang kini mendalami kasus ambruknya kandang ayam di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari.
PERIKSA SAKSI-SAKSI: Satreskrim Polres Malang kini mendalami kasus ambruknya kandang ayam di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari.

WONOSARI - Kasus ambruknya kandang ayam di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari Selasa lalu (24/2) terus didalami polisi. Mereka mencari tahu apakah ada unsur kelalaian dari peristiwa tersebut.

Seperti diberitakan, ada dua korban meninggal dari kasus tersebut.  Yang pertama yakni Rian Hannani, 24, warga Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Selanjutnya yakni Tomas Radison, 20, warga Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan.

 Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 08.30.  Kala itu, lima orang tengah berada di dalam bangunan dengan luas 12 x 50 meter persegi tersebut. Selain dua korban meninggal, ada Roni Teguh, 30, Yanto, 36, dan Yanuar Firmansyah, 31.

Struktur bangunan yang menggunakan penyangga kayu itu tiba-tiba runtuh dan menimpa para pekerja hingga terjebak material bangunan.

Tepatnya di plengsengan bagian belakang sebelah utara kandang yang amblas.

”Rian dan Tomas meninggal dunia di lokasi. Tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Bambang.

Bangunan kandang berisi 25 ribu ekor ayam milik Wawan tersebut termasuk baru. Sebab, baru berdiri tiga tahun.

Saat kejadian, para pekerja dan saksi di lokasi kejadian tidak mendapati adanya bunyi bangunan bergeser atau tanda-tanda kandang miring seperti biasanya.

Bambang menyebut, dugaan sementara ambruknya kandang tersebut dipicu kelebihan beban pada struktur bangunan.

”Pada konstruksi bangunannya banyak tiang besi penyanggah, di saat yang sama bebannya ditengarai berlebihan. Kami masih mendalami apakah ada faktor lain,” sebut Bambang.

Selain memeriksa beberapa saksi di lokasi, polisi juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menelusuri aspek konstruksi bangunan serta kemungkinan unsur kelalaian.

Proses penyelidikan masih terus berjalan. Dari yang sebelumnya ditangani Unit Reskrim Polsek Wonosari, kini berpindah ke Satreskrim Polres Malang. Sayang, pihaknya belum dapat membeberkan sudah berapa saksi yang diperiksa. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#wonosari #kandang ayam #ambruk #Kabupaten Malang