PONCOKUSUMO – Poncokusumo diguyur hujan disertai angin kencang pada Selasa malam (3/3). Akibat amukan angin kencang, kecamatan di sisi timur Kabupaten Malang itu porak-poranda. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat pohon tumbang dan belasan rumah rusak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, hujan disertai angin kencang melanda empat desa di Poncokusumo. “Pohon tumbang terjadi di Desa Wonorejo, Karangnongko, Gubugklakah dan Ngadireso. Sementara untuk angin kencang di Ngadireso,” terang dia.
Dia mencatat ada tujuh pohon yang tumbang hampir bersamaan di empat desa terdampak. Di antaranya di Jalan Raya Subandi, Desa Wonorejo. Kemudian masing-masing satu pohon tumbang di Desa Karangnongko, Desa Gubugklakah, dan Dusun Putuk di Desa Ngadireso.
Khusus di Wonorejo, pohon tumbang menimpa green house pertanian dan tiang listrik. Sementara di tempat lain, rata-rata pohon tumbang menutup akses jalan. Warga dan personel BPBD langsung melakukan evakuasi terhadap batang pohon yang menghalangi akses warga, sehingga kini sudah normal.
Terkait rumah rusak, Sadono menyebut ada 19 rumah terdampak amukan angin kencang. Tepatnya di lingkungan RT 11, 9, 10 dan 7, RW 2 serta RT 1, RW 1 Desa Ngadireso. Sebanyak 60 jiwa terdampak bencana tersebut. ”Mayoritas mengalami kerusakan di bagian gentingnya,” kata pejabat eselon III B Pemkab Malang itu.
Hingga berita ditulis kemarin petang, pihaknya masih menghitung jumlah kerugian material yang dialami warga. “Sebagian warga yang gentingnya rusak sudah menyatakan kesanggupan membenahi sendiri,” tandas Sadono. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho