Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

UB Kepanjen Malang Diproyeksi Tampung 1.200 Maba

Mahmudan • Jumat, 13 Maret 2026 | 11:48 WIB

KAMPUS BARU: Alat berat melakukan perataan dan pemadatan lahan di proyek pembangunan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB), Dusun Tegaron, Desa Panggungrejo, Kepanjen kemarin.
KAMPUS BARU: Alat berat melakukan perataan dan pemadatan lahan di proyek pembangunan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB), Dusun Tegaron, Desa Panggungrejo, Kepanjen kemarin.
 

KEPANJEN – Pembangunan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) di Dusun Tegaron, Desa Panggungrejo, Kepanjen ditarget rampung tahun depan. Nantinya, kampus tersebut diprediksi menampung 1.200 mahasiswa baru (maba).

Dekan Fakultas Vokasi UB Mukhammad Kholid Mawardi SSos MAB PhD menyampaikan, khusus fakultas vokasi akan ada tiga bangunan. “Salah satunya Gedung A yang diharapkan selesai dalam 365 hari kerja,” ujar Kholid beberapa waktu lalu.

Tiga bangunan tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Utamanya untuk pendidikan atau kelas dan laboratorium. Selain itu, dia melanjutkan, juga dimanfaatkan untuk kegiatan penunjang akademik. Di antaranya kantor layanan, aula pertemuan, dan business center.

Menunggu Operasional UB Kepanjen
Menunggu Operasional UB Kepanjen

“Rencana kami, tahun ajaran baru 2027/2028 sudah bisa ditempati mahasiswa. Setidaknya ada kurang lebih 1.200 mahasiswa vokasi pada tahun tersebut,” imbuhnya.

Mahasiswa tersebut dibagi ke dalam 10 program studi (prodi). Yakni sarjana terapan desain grafis, manajemen perhotelan, bisnis jasa makanan, rekayasa perangkat lunak, dan keuangan digital. Di samping itu, juga ada prodi digital marketing, penilaian bisnis dan properti, program ahli madya teknologi informasi, administrasi bisnis, dan keuangan perbankan.

Seperti diberitakan, UB Kepanjen termasuk perluasan kedua di Malang Raya setelah kampus di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau. Kampus di Kepanjen dibangun di lahan dengan luas sekitar 30 hektare. Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan tersebut cukup besar. Yakni sekitar Rp 115 miliar.

“Selain gedung vokasi, di kampus UB Kepanjen juga akan dibangun science techno park sebagai fasilitas untuk hilirisasi hasil-hasil riset peneliti UB,” kata alumni Universitas Wolongong Australia itu.

Sementara berdasar informasi yang dikumpulkan, infrastruktur pendukung untuk pembangunan kampus tersebut juga menjadi perhatian. Di antaranya yakni rencana pelebaran jalan 1-2 meter ke arah timur sebagai bagian dari penyesuaian site. Namun pelebaran jalan tersebut perlu mendapat persetujuan petani. Sebab, ada kemungkinan penataan atau pemindahan saluran tersier, serta penentuan titik pengendalian banjir.

Dia mengatakan, penerapan teknologi resapan air juga menjadi perhatian guna meminimalkan risiko genangan serta mendukung pembangunan kawasan kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah Kepanjen. (yun/dan)

 

Editor : A. Nugroho
#prodi #Maba #UB #Kabupaten Malang