Pantauan Jawa Pos Radar Malang, pengaspalan jalan sudah masuk Desa Sirgonco, Kecamatan Bantur. Dengan demikian, hanya sebagian kecil yang masih digarap oleh Kementerian PU.
Rencananya, revitalisasi jalan sepanjang 30,485 kilometer dari Gondanglegi menuju wisata pantai Balekambang. Pengerjaan dimulai sejak Oktober lalu 2024. Untuk mempercepat pembangunan, pengerjaan dibagi dua trase. Yakni lot 16 A (Gondanglegi-Wonokerto) dan lot 16 B (Wonokerto-Balekambang).
“Dua lot jalan itu sekarang progresnya sudah sampai 60 persen,” terang Humas Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) Jatim-Bali Achsan Asjhari kemarin.
Ia menyebut, banyak sektor jalan yang sudah telah selesai dikerjakan sehingga mulus. Dengan telah diberi markah jalan dan pengaspalan (Asphalt Concrete-Wearing Course). Setidaknya itu terlihat sampai Desa Bantur, Kecamatan Bantur.
Akan tetapi, sektor yang masuk Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, terutama yang berada di dekat Jembatan Pelangi dan Proyek Sekolah Rakyat (SR) Srigonco belum tersentuh aspal. Pemandangan tersebut masih banyak terlihat hingga ke arah perempatan Balekambang.
“Depan proyek (sekolah rakyat) ini sedang dalam pekerjaan timbunan pilihan setebal 20 sentimeter dan pekerjaan lapisan fondasi agregat kelas A setebal 30 sentimeter untuk memperbaiki akses jalan yang selama ini digunakan untuk aktivitas proyek, warga dan pariwisata,” kata Achsan.
Pekerjaan penimbunan dan lapisan fondasi agregat sepanjang 1,1 kilometer itu ditargetkan selesai sebelum Lebaran. Sedangkan untuk pekerjaan overlay atau pengaspalan setelah Lebaran, khusus di sektor sekitar proyek SR.
Tapi secara keseluruhan, B2PJN menargetkan pengaspalan jalan rampung sampai ujung Balekambang sekitar Agustus mendatang. Oleh karena itu, pihaknya meminta warga tidak melewati proyek jalan tersebut sampai nanti Lebaran.
“Ada baiknya, dapat melewati jalur alternatif yang lewat Kepanjen-Pagak atau Turen,” tandas Achsan. (biy/dan)
Editor : Mahmudan