SINGOSARI – Jumlah kendaraan yang keluar-masuk Bumi Kanjuruhan selama musim libur Lebaran meningkat drastis. Data Satlantas Polres Malang mengungkap, selama 10 hari saja terungkap 260 kendaraan lebih keluar dan masuk Malang. Itu yang melintasi tol. Belum termasuk kendaraan yang melewati jalur arteri (selengkapnya lihat grafis)
Angka ratusan ribu kendaraan tersebut dihasilkan dari Operasi Ketupat Semeru pada 16-25 Maret lalu. Data diinput dari tiga gerbang tol di Kabupaten Malang, yakni tol Lawang, Singosari, dan Pakis.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Iptu Andi Agung menjelaskan bahwa sejak H-5 sampai H+5 Lebaran, lebih banyak kendaraan yang meninggalkan Malang dari pada yang masuk. Detailnya, terdapat 264.935 kendaraan yang keluar tol atau menuju Kota Batu dan Malang. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju luar kota atau ke arah Surabaya mencapai 274.296 kendaraan.
Baca Juga: Satlantas Polresta Malang Kota Catat 3.394 Pelanggar Lalu Lintas
“Angka tertinggi kendaraan untuk masuk ke Malang atau Batu ada di H+2, yakni 32.618 kendaraan. Sedang kendaraan yang meninggalkan Malang di H+3 sekitar 38.203 kendaraan,” papar dia.
Andi menyebut, angka kendaraan tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan Lebaran tahun lalu. Untuk angka kendaraan yang menuju Malang dan Batu terdapat 198.616 kendaraan pada 2025. Artinya, Lebaran tahun ini terjadi peningkatan 33,4 persen dibanding tahun lalu. Sementara untuk kendaraan yang menuju Surabaya naik 38,2 persen, dengan angka 198.436.
Selama operasi berlangsung, dia melanjutkan, polisi melihat bahwa sebelum Lebaran kendaraan tidak seberapa banyak. Titik terendahnya ada pada H-1 di dua arah. Kendaraan masuk Malang 14.227 unit, lalu yang menuju Surabaya 13.313.
Baca Juga: Satlantas Polres Malang Rutin Razia di Area Rawan Balap Liar
“Kemudian di hari H Lebaran, langsung naik di atas 20 ribu kendaraan per hari. Kendaraan exit di 24.043, masuk tol 22.293 kendaraan,” sebut dia.
Kuat dugaan, bahwa pemudik maupun pelancong lebih memilih mencicil kedatangan ke Malang agar terhindar dari kemacetan, terutama yang menuju ke Batu. Kini, operasi tersebut sudah selesai. Tapi mantan Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang itu memprediksi puncak kepadatan kendaraan bakal terjadi selama 2 hari. “Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3). Perkiraan kendaraan masih di atas 20 ribu kepadatan,” kata dia.(biy/dan)
Editor : A. Nugroho