MALANG KABUPATEN, RADAR MALANG – Diklat Jurnalistik Guru SMA se-Kabupaten Malang kembali digelar pada Selasa (28/4).
Acara yang sudah digelar empat tahun berturut-turut ini merupakan hasil kerja sama Jawa Pos Radar Malang dengan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Malang.
Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah melatih guru untuk menulis berita dengan baik dan benar. Membantu guru atau staf membuat karya tulis bentuk berita sebagai salah satu sarana promosi sekolah. Dan menghidupkan kembali lierasi yang ada di sekolah.
Pada kegiatan diklat tahun ini, Jawa Pos Radar Malang memfokuskan materi diklat dengan pemahaman berita konflik yang sering terjadi di Kabupaten Malang. Bagaimana cara membuat berita fakta, serta tips dan trik menghadapi berita hoaks. Diklat ini juga memberikan edukasi media massa untuk menghadapi LSM dan wartawan abal-abal (bodrex).
Yang berbeda dari pelaksanaan diklat-diklat sebelumnya. Nantinya, seluruh peserta akan dibuatkan buku antologi perdana karya huru SMA dan MA di Kabupaten Malang. Hanya dengan berkontribusi 500 ribu rupiah per guru, peserta akan mendapatkan fasilitas yang lengkap, di antaranya sertifikat 32 JP, koran Jawa Pos Radar Malang, makan, dan snack. Sekolah yang akan mendaftar bisa langsung mengisi link berikut : https://bit.ly/diklatsmakab2026.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SMA se-Kabupaten Malang Bachtiar Eko S sangat mengapresasi sekolah yang sudah mengirimkan gurunya untuk mengikuti kegiatan ini. “Sekolah tidak akan rugi berinvestasi ilmu jurnalistik. Karena informasi yang di dapat saat diklat bisa diaplikasikan secara nyata di sekolah dan literasi di sekolah akan meningkat dengan hasil karya buku yang dibuat guru tersebut,” tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho