Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Koperasi Desa di Kabupaten Malang Siap-Siap Terima Truk Negara

Indah Mei Yunita • Jumat, 3 April 2026 | 09:36 WIB
ARMADA KOPERASI: Deretan truk fuso parkir di halaman kantor Kodim 0818/Wilayah Malang-Kota Batu di Kecamatan Kepanjen kemarin (2/4)
ARMADA KOPERASI: Deretan truk fuso parkir di halaman kantor Kodim 0818/Wilayah Malang-Kota Batu di Kecamatan Kepanjen kemarin (2/4)

 

 

 KEPANJEN - Kendaraan logistik berupa truk untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai tiba di Bumi Kanjuruhan. Pada tahap pertama, 11 truk sudah parkir di Kodim 0818 Malang-Batu, Kepanjen.

Dalam waktu dekat, truk negara berjenis fuso berwarna putih itu akan didistribusikan kepada masing-masing koperasi.

“Dalam pekan-pekan ini akan ada seremonial penyerahan kepada mereka (koperasi),” ucap Komandan Kodim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho kemarin (2/4).

Pendistribusian truk sebagai upaya penguatan ekonomi desa dengan memudahkan distribusi hasil tani secara langsung ke konsumen. Selain truk, dia melanjutkan, setiap koperasi juga akan dilengkapi kendaraan operasional berupa satu unit pikap untuk distribusi.

Sebab, KDKMP merupakan koperasi desa (kopdes) terpadu yang menyediakan fasilitas lengkap untuk menggerakkan ekonomi pedesaan. Oleh karena itu, perlu kendaraan operasional untuk memperpendek rantai pasok barang desa.

“Selain truk dan pikap, juga ada dua kendaraan roda tiga, rak, dan peralatan lainnya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada 378 KDMP dan 12 KKMP. Dari jumlah tersebut, sekitar 50-an gerai KDKMP sudah terbangun. Sisanya masih dalam proses pembangunan. Gerai tersebut dapat dimanfaatkan berbagai unit usaha. Di antaranya kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage, serta layanan logistik.

Salah satu gerai KDMP yang masih tahap pembangunan yakni KDMP Randugading, Kecamatan Tajinan. Meski masih proses pembangunan, KDMP Randugading sudah berjalan. Seperti unit usaha minimarket bernama Omi Mart dan unit simpan pinjam. Ke depan, juga akan dikembangkan distribusi logistik.

“Kami mengikuti arahan pemerintah pusat saja, jika memang akan mendapat kendaraan seperti truk, kami tentu menerima,” ucap Ketua KDMP Randugading Crah Handayani. Menurutnya, kendaraan tersebut dapat membantu proses distribusi.

Tidak hanya bantuan truk, sekitar September 2025 lalu, pihaknya juga mendapat pinjaman Rp 1 miliar dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Pinjaman tersebut dimanfaatkan untuk modal usaha senilai Rp 880 juta, sedangkan Rp 120 juta untuk investasi atau membeli barang yang dapat terus dimanfaatkan. Seperti rak dan penyekat gerai. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#malang hari ini #Koperasi Merah Putih #koperasi malang