Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Kecamatan di Kabupaten Malang Dilanda Longsor akibat Hujan Deras

Biyan Mudzaky Hanindito • Rabu, 8 April 2026 | 11:32 WIB
1.	AKIBAT HUJAN DERAS: Warga Dusun Sumbertangkil, Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo mengecek tebing yang longsor pada Minggu (5/4) sore. (BPBD Kabupaten Malang)
1. AKIBAT HUJAN DERAS: Warga Dusun Sumbertangkil, Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo mengecek tebing yang longsor pada Minggu (5/4) sore. (BPBD Kabupaten Malang)

KEPANJEN, RADAR MALANG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Malang sejak Minggu (5/4) hingga Selasa (7/4) memicu bencana tanah longsor di tiga kecamatan. Longsor menimbulkan kerusakan infrastruktur, menutup jalan, dan merusak beberapa rumah warga.

Kejadian pertama terjadi di Kecamatan Dampit, tepatnya di Dusun Wonosari, Desa Sukodono, dan Dusun Jengger, Desa Srimulyo. Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, hujan deras selama tiga jam pada Minggu sore menyebabkan tiga titik longsor di dua desa tersebut.

Baca Juga: Ampelgading-Tirtoyudo Diterjang Longsor

”Di Sukodono ada dua titik longsor. Yang satu tinggi 15 meter dan lebar 6 meter menutup jalan, sementara satu lagi menutup kebun kopi warga dengan tinggi 20 meter dan lebar 10 meter,” kata Sadono.

Sementara di Dusun Jengger, longsor setinggi 20 meter dan lebar 10 meter menutup bahu jalan. Akibatnya, akses jalan penghubung antarempat RT di Sukodono dan jalan di Srimulyo tertutup total. BPBD bersama warga telah membuat tanggul darurat di lokasi.

Masih pada hari yang sama, longsor juga terjadi di Kecamatan Tirtoyudo, tepatnya di Dusun Gampingan dan Dusun Sumbertangkil, Desa Sumbertangkil. Hujan deras lebih dari satu jam menjadi penyebab utama. Longsor merusak tiga rumah, yakni dua rumah di RT 2, RW 6 Dusun Gampingan milik Eko Prasetyo dan Winardi, serta satu rumah di RT 9, RW 2 Dusun Sumbertangkil milik Sutiono. Selain itu, bahu jalan menuju Desa Pujiharjo, Kecamatan Ampelgading, tertimbun material longsor sepanjang 25 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 5 meter.

Baca Juga: Warga Bandungrejo Bantur Sepakat Tak Komersialkan Sumber Air Baru yang Muncul dari Bekas Tanah Longsor

Senin sore (6/4), longsor kembali terjadi di Desa Taji, Kecamatan Jabung. Material longsor dari tebing setinggi 20 meter, lebar 1 meter, dan tebal 4 meter menutup akses jalan antar desa.

”Pembersihan baru bisa dilakukan Selasa pagi karena minim penerangan dan hujan masih turun saat kami datangi Senin,” ujar Sadono.

BPBD Kabupaten Malang terus memantau lokasi rawan longsor dan menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan yang masih berpotensi turun di beberapa wilayah menjadi perhatian serius agar risiko bencana lebih dapat diminimalkan. (biy/adn)

 

Editor : Aditya Novrian
#longsor #cuaca ekstrem #Kabupaten Malang #hujan deras