Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Opsi Tambah Bus Jurusan Malang-Sendangbiru 

Biyan Mudzaky Hanindito • Minggu, 12 April 2026 | 11:07 WIB
ANGKUT WISATAWAN: Bus DAMRI jurusan Malang-Sendangbiru melintasi jalur Turen-Sumbermanjing Wetan.BIYAN MUDZAKY HANINDITO / RADAR KANJURUHAN
ANGKUT WISATAWAN: Bus DAMRI jurusan Malang-Sendangbiru melintasi jalur Turen-Sumbermanjing Wetan.BIYAN MUDZAKY HANINDITO / RADAR KANJURUHAN


KEPANJEN, RADAR MALANG — Akses menuju wisata pantai selatan Kabupaten Malang akan bertambah. Sementara ini sebatas bus DAMRI yang beroperasi, ke depan akan ditambah armada swasta. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menargetkan, akhir tahun ini sudah ada bus baru yang mengaspal di Bumi Kanjuruhan.


Selama ini, arah ke pantai selatan hanya tersedia bus DAMRI. Berangkat dari pool DAMRI di Jalan Letjen S. Parman, menuju terminal Hamid Rusdi Kota Malang. Dari situ kemudian perjalanan dilanjutkan ke Malang selatan. Titik sasarannya di pantai Sendang Biru, samping Kios Ikan Nelayan (KIN) Pelabuhan Pondokdadap, lalu mengakhiri perjalanan di pantai Balekambang, Kecamatan Bantur. 


“Sebelumnya juga tersedia bus yang lewat Jalur Gondanglegi-Bantur-Balekambang, tapi karena masih perbaikan jalan akhirnya lewat Turen,” ujar Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan (P3) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Malang Dishub Provinsi Jatim M. Binsar Garchah Siregar kemarin.


Di saat yang sama, dishub juga berencana menambah bus yang beroperasi di rute yang sama. Rencananya bakal dioperasikan PO Bagong dan tidak bersifat KSPN atau perintis. Melainkan komersial layaknya bus umum lain. Wacana tersebut sudah tersiar sejak 2025 lalu namun belum ada realisasinya.


Binsar mengatakan, pihaknya masih menunggu permintaan atau demand dari masyarakat. “Patokan kami ya bus DAMRI yang sudah beroperasi,” kata dia. 
Dengan demikian, jika penumpang bus DAMRI jurusan Malang-Sendangbiru relatif tingginya, potensi menerjunkan bus lain sangat besar. Sebaliknya, jika bus DAMRI minim penumpang, kemungkinan batal menambah armada lain. 


Informasi yang diperoleh dishub, pada hari biasa, bus dengan kapasitas 30 penumpang tersebut memiliki keterisian 29 sampai 50 penumpang dengan dua kali pemberangkatan. Sedangkan pada hari libur besar seperti Lebaran bisa penuh 60 kursi.


Pihaknya optimistis bus tersebut bisa segera beroperasi. Setidaknya ketika perbaikan dan pelebaran Jalan Gondanglegi-Balekambang rampung akhir tahun. “Karena rencananya mau lewat Turen dan Bantur, ujungnya tetap di Balekambang seperti DAMRI yang beroperasi sekarang,” tandas Binsar.(biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#Bus #Damri #Sendangbiru #dishub #malang