Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jalan Mulus Balekambang-Gondanglegi Tuntas Awal Tahun Depan

Indah Mei Yunita • Selasa, 21 April 2026 | 10:16 WIB

 

DIKEBUT: Bupati Malang H M. Sanusi didampingi Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma (kiri) meninjau pengerjaan jalan Gondanglegi-Balekambang beberapa waktu lalu.
DIKEBUT: Bupati Malang H M. Sanusi didampingi Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma (kiri) meninjau pengerjaan jalan Gondanglegi-Balekambang beberapa waktu lalu.

 

GONDANGLEGI – Perbaikan sekaligus pelebaran Jalan Gondanglegi-Balekambang terus berlanjut. Jalan tersebut ditarget tuntas akhir tahun ini. Sehingga Januari tahun depan diperkirakan sudah dapat diakses masyarakat secara lancar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, pembangunan sudah sekitar 60 persen.

“Baik lot 16 A maupun lot 16 B sama-sama pengerjaannya sudah 60 persen. Prioritas dalam waktu dekat sudah bisa diakses,” ujar pria yang akrab disapa O’ong kemarin (20/4).

Seperti diberitakan, perbaikan sekaligus pelebaran ruas di jalur utama menuju Pantai Balekambang dibagi menjadi dua lot. Lot 16 B dari Wonokerto ke Balekambang, kemudian Lot 16A dari Gondanglegi ke Wonokerto. Lot 16 A memiliki panjang 16 kilometer. Diperkirakan menghabiskan Rp 168,70 miliar. Sedangkan Lot 16 B sepanjang 14,48 kilometer dengan biaya pembangunan sekitar Rp 175 miliar.

Sehingga jika ditotal, panjang jalan yang akan diperbaiki sekitar 30,48 kilometer dengan anggaran Rp 343,70 miliar. Jalan tersebut akan dilebarkan 13 meter. Dengan rincian, badan jalan serta bahu jalan selebar 11 meter, lalu drainase kanan-kiri selebar 1 meter menggunakan u-ditch. Program perbaikan jalan tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat. Dengan sumber dana loan (pinjaman) dari Islamic Development Bank (IsDB) atas usulan Pemkab Malang.

“Nanti yang perlu dikejar ketertinggalannya itu di Desa Srigonco, dekat Jembatan Pelangi. Pekerjaan mayor nanti mengerjakan Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA) dan Lapis Pondasi Aggregat Kelas B (LPB) sekaligus aspalnya,” terang pejabat eselon II B itu.

Sebab, lanjutnya, jalan yang juga dijadikan akses Sekolah Rakyat (SR) tersebut harus dapat digunakan saat tahun ajaran baru mendatang. Yakni sekitar Juni-Juli 2026.

 “Secara keseluruhan, target dari pemerintah pusat itu bisa selesai Desember 2026 dan Januari 2027 sudah bisa dilewati. Supaya saat Hari Raya tahun depan sudah bisa diakses,” imbuhnya.

Sebelumnya, proyek nasional tersebut ditarget tuntas Juni 2026. Namun karena sempat terkendala pembebasan lahan, pembangunannya mundur hingga akhir tahun. Utamanya lahan di Lot A. Sedangkan Lot B yang dikerjakan pemkab sudah tuntas semua.

Jika tuntas, jalan tersebut diharapkan dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Utamanya di sektor pariwisata beserta multiplier effect lainnya. Seperti meningkatnya aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah, hingga pemerataan pertumbuhan ekonomi. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#jalan balekambang #pantai malang #wisata malam