BANTUR, RADAR MALANG – Progres rehabilitasi jalan Gondanglegi–Bantur–Balekambang terus dikebut. Hingga Sabtu (26/4), sisa pengaspalan di jalur utama menuju kawasan wisata Pantai Balekambang tinggal kurang dari 7 kilometer.
Jalan sepanjang 30,485 kilometer itu menjadi akses vital menuju destinasi wisata unggulan di Malang selatan. Proyek yang dimulai sejak Oktober 2024 tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2027.
Camat Bantur Bayu Jatmiko mengatakan, pengerjaan pengaspalan kini sudah mendekati perempatan Pantai Balekambang–Jalan Lintas Selatan (JLS).
“Sekitar 6 sampai 7 kilometer lagi yang belum diaspal. Posisinya di ruas ke arah utara dari perempatan JLS,” ujarnya.
Baca Juga: 215 Lahan Mulai Proses Dibebaskan untuk Proyek Jalur Gondanglegi-Balekambang
Berdasarkan pantauan di lapangan, ujung pengaspalan saat ini berada sekitar 1,5 kilometer di selatan Jembatan Pelangi atau Jurang Mayit, tepatnya di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur.
Memasuki ruas ke arah selatan, kondisi jalan didominasi tanjakan dan turunan dengan sisi kiri-kanan berupa kawasan hutan. Sebagian besar badan jalan sebenarnya sudah siap, karena telah dilapisi pasir dan batu, sehingga tinggal menunggu tahap pengaspalan.
Sementara itu, kondisi ke arah utara masih belum merata. Di sejumlah titik terlihat perbedaan ketinggian aspal, yang mengindikasikan perlunya pelapisan ulang.
Baca Juga: Jalan Mulus Balekambang-Gondanglegi Tuntas Awal Tahun Depan
Diperkirakan, kondisi tersebut masih terjadi di sekitar 80 persen ruas jalan, khususnya dari Pasar Wonokerto hingga Jembatan Pelangi.
Di sisi lain, fasilitas pendukung mulai dilengkapi. Penerangan jalan umum (PJU) telah dipasang di banyak titik untuk menunjang keselamatan pengguna jalan.
Untuk infrastruktur jembatan, masih terdapat empat titik yang dalam tahap pengerjaan. Dua di antaranya, Jembatan Wonokerto dan Jembatan Srigonco, sudah dibongkar dan diganti jembatan bailey sebagai akses sementara.
“Sementara dua jembatan lainnya berada di barat Kantor Kecamatan Bantur dan di Bledokan. Saat ini masih proses pembangunan pondasi dan perakitan jembatan bailey,” jelas Bayu.
Dengan progres yang terus berjalan, jalur menuju Pantai Balekambang diharapkan segera berfungsi optimal. Perbaikan ini dinilai penting untuk mendukung mobilitas warga sekaligus meningkatkan akses wisata ke kawasan Malang selatan.
Editor : Aditya Novrian