SUMBERPUCUNG – Pembangunan Jembatan Garuda Ternyang-Mangunrejo (Termangu) rampung tiga bulan lalu. Namun sejumlah warga mengeluhkan kondisi fisik jembatan. Sebab ketika dilintasi, jembatan bergoyang sehingga warga takut.
Jembatan sepanjang 143 meter dengan lebar 1,2 meter itu mulai dibangun pada 23 Desember 2025 lalu. Pembangunan rampung pada 23 Januari 2026. Harapannya, jembatan dapat difungsikan oleh warga.
Kades Ternyang Didik Santoso mengatakan, ada beberapa masyarakat yang menyampaikan masalah terkait konstruksi jembatan berbahan kayu dan baja itu. Pertama terkait bentangan jembatan. Didik menyebut, warga melihat jembatan gantung tersebut terlalu panjang.
“Kalau dilewati jembatan langsung bergoyang. Kondisi jembatan juga mulai menurun ke bawah (ke aliran sungai),” terang dia.
Jembatan tersebut goyang apabila dilewati lebih dari 1 orang dalam skema berpapasan alias dari dua arah. Begitu pula kalau dilewati sepeda motor.
“Memang seharusnya bergantian ketika ada papasan. Selain itu pagar jembatan juga kurang kuat,” kata dia.
Pihaknya sudah menyarankan pada Kodim 0818 Malang-Batu agar memasang tiang penyangga di tengah jembatan. Sekaligus pergantian pagar yang lebih aman. Saran disampaikan ke kodim karena mereka yang menginisiasi pembangunan jembatan tersebut.
Rabu lalu (6/5), Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat mendatangi jembatan tersebut untuk melihat keadaan terkini. Tim yang didampingi Kodim 0818 Malang-Batu itu mengecek gelagar, pelat besi, tiang penyangga, pagar, hingga struktur kabel jembatan yang berdiri di atas sungai metro tersebut.
Irut 1/Ada LN Itada Itben Itjenad Kolonel Czi I Gusti Nyoman S mengatakan, keluhan masyarakat akan dikaji lebih lanjut.
“Keluhan masyarakat ini sangat positif sebagai bahan evaluasi. Untuk seling dan pagar akan dilakukan perawatan rutin, sedangkan penyangga akan dibangun sesuai spesifikasi,” kata dia.
Dia mengatakan, untuk bentangan jembatan yang panjang memang menyebabkan kabel seling bergerak saat dilintasi.
“Oleh karena itu, penguatan struktur dan pemeliharaan berkala menjadi langkah penting demi menjaga keamanan pengguna,” tandas dia. (biy/dan)
Editor : Mahmudan